News Sekolah PTM Kapasitas Kelas 100 Persen Sudah Dimulai

Sekolah PTM Kapasitas Kelas 100 Persen Sudah Dimulai

Sekolah PTM Kapasitas Kelas 100 Persen Sudah Dimulai
Wali Kota Tangerang Tinjau Pelaksanaan PTM Kelas 100 Persen di Pondok Bahar Karang Tengah. Senin, (3/1). Foto Pelitabanten.com

, Pelitabanten.com – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang sudah memulai melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka () dengan kapasitas ruang kelas 100 persen bagi Negeri maupun Swasta mulai dari tingkat PAUD, , SD dan SMP.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah meninjau langsung pelaksanaan kegiatan di SMPN 33 Kecamatan Karang Tengah dan SDN Pondok Bahar 6 didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jamaluddin.

“Definisi PTM 100 persen yang kita implementasikan adalah kelasnya diisi 100 persen oleh murid akan tetapi kapasitas sekolah tetap kita kurangi,”

“Jadi tetap bergantian, misal untuk SD hari ini kelas 1 dan 6 besoknya kelas 5 dan kelas 2 sisanya masih melakukan daring secara bergantian, teknisnya dari masing – masing sekolah,” terang Arief saat tinjau SDN Pondok Bahar 6, Senin (3/1/2022)

Lebih lanjut Arief juga menuturkan untuk – satgas di kelas diaktifkan kembali guna membantu pihak sekolah dalam menerapkan protokol .

Baca Juga:  Sinergi TNI & Polri di Panongan Pada Serbuan Vaksinasi Covid-19 Kodam Jaya

“Ditambah lagi untuk kantin belum boleh beroperasi, anak didik diimbau untuk makan dan minum di kelasnya masing – masing, tidak diizinkan makan di luar kelas terlebih di luar sekolah,” tutur Arief

Selain itu, Arief juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang saat ini sedang melakukan tes surveilans aktif dengan memfokuskan di dunia pendidikan dengan menarget 13.000 yang akan dilakukan tes surveilans.

“Dalam satu atau dua minggu ke depan kita lakukan tes surveilans dengan menggunakan metode , seperti saat ini contohnya Kepala Sekolahnya sedang melakukan surveilans

Sebagai informasi, Pemkot Tangerang sejak tanggal 21 sampai tanggal 30 Desember 2021 telah melakukan tes surveilans aktif , sudah sekitar 4.531 orang yang sudah melakukan tes dan hasilnya negatif yang dilakukan dibeberapa tempat fasilitas publik maupun di fasilitas kesehatan.