SMP 3 Satap Cirinteun Menerima Penambahan Peserta PIP

SMP 3 Satap Cirinteun Menerima Penambahan Peserta PIP
SMP Satap 3 Cirinteun saat rapat bersama dengan orang tua siswa-siswi, pada Rabu (08/05/2024).

LEBAK, Pelitabanten.com– Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satap 3 Cirinteun menerima peserta Program Indonesia Pintar (PIP) sebanyak 40 siswa-siswi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak. Penambahan ini diinformasikan langsung oleh Ali Musa selaku Kepala Sekolah, Jali selaku Komite SMP, Dewan Guru, Para orang tua siswa-siswi, dan Pihak Pemerintah Desa Nangerang, pada Rabu (08/05/2024).

Diketahui bahwa SMP Satap 3 Cirinteun berlokasi di Kampung Cipicung, Desa Nangerang, Kecamatan Cirinteun, Kabupaten Lebak. Lokasi yang sangat membantu anak-anak Desa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan SMP. Lokasi ini sangat strategis karena berdampingan dengan Desa Nangerang.

Ali Musa, Kepala Sekolah SMP Satap 3 Cirinteun mengatakan bahwa penerima PIP ini diperuntukkan untuk anak siswa-siswi yang benar-benar membutuhkan tetapi punya kemauan untuk belajar dan sekolah. Atau keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang anaknya ingin sekolah dan terkendala ekonomi sehingga bisa ikut dalam kriteria penerima PIP.

“Intinya ini adalah hak anak-anak penerima manfaat PIP untuk keperluan sekolah dan kami dari pihak sekolah tidak memotong sepeserpun karena ini hak penerima manfaat,” ujarnya.

Sekretaris Desa Nangerang, Dadun mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak sekolah. Karena ada beberapa warga desanya yang bener-bener bisa merasakan manfaat PIP untuk meningkatkan semangat belajar.

“Kita ingin, Desa Nangerang khususnya dan masyarakat Cirinteun bahkan Kabupaten Lebak dapat meningkat indeks pembangunan manusia nya melalui Pendidikan. Dengan anak-anak kita melanjutkan sekolah atau berpendidikan setidaknya kita sudah memutus salah satu rantai kemiskinan,” ucapnya.

Orang tua siswa, Sumyati sangat berterima kasih kepada pihak sekolah, pemerintah Desa Nangerang, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, dan Pemerintah Pusat yang sudah memberikan PIP ini kepada anaknya.

“Anak saya bisa meneruskan pendidikan dengan program PIP, karena jujur saya sangat kesulitan dalam biaya hidup dan biaya ekonomi. Akan tetapi saya bersyukur tak terhingga atas memperolehnya program PIP yang sangat membantu dalam meneruskan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkasnya. (MIR)