Viral Penampakan Pocong di Tangerang Hoax, Polisi Cari Penyebar Video

Viral Penampakan Pocong di Tangerang Hoax, Polisi Cari Penyebar Video
Kapolsek Sepatan, AKP I Gusti MS: Polisi Akan Cari Penyebar Video Pocong. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

KABUPATEN TANGERANG, Pelitabanten.com — Viralnya video penampakan pocong di Tangerang hebohkan warga. Polisi akan cari penyebar video pertama kali.

Karna hingga saat ini Rabu, (18/9/2019) tidak ada pembuktian apapun atas penampakan itu.

Diketahui, Video penampakan pocong ramai diperbincangkan warga karna tersebar di media sosial (Medsos).

Disebutkan, jika lokasi penampakan pocong itu berada di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Viral Penampakan Pocong di Tangerang Hoax, Polisi Cari Penyebar Video
Video Penampakan Pocong di Tangerang. Foto Screnshot Pelitabanten.com

Bukan hanya satu, disebutkan ada tiga video dilokasi berbeda terkait penampakan sosok pocong ini.

Beberapa mengatakan berada di Sepatan, Pakuhaji, dan Teluknaga semua berada di daerah Kabupaten Tangerang.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari TribunJakarta.com, penampakan pocong yang meresahkan warga tersebut, video viral penampakan pocong ini beredar di akun instagram.

Tak ingin kejadian ini terus menjadi polemik, Kepolisian Sektor (Polsek) Sepatan, Polres Metro Tangerang Kota menyatakan isu pocong yang tersebar diwilayahnya adalah bohong (Hoax).

Sebab, sudah beberapa hari masyarakat belum bisa membuktikan lebih jelas adanya penampakan pocong tersebut.

Menurut Kapolsek Sepatan, AKP I Gusti Moh Sugiarto, masyarakat jangan mudah percaya dengan adanya konten-konten video pocong yang tersebar di medsos tanpa ada pembuktian jelas, dari pihak Kepolisian atau pemerintah setempat.

“Saya berharap masyarakat paham berita ini tidak benar, adanya kabar pocong yang tersangkut di pohon itu bohong, kita sudah buktikan dari kemaren sampai saat ini tidak ada apa-apa, jangan mudah percaya isu yang tidak jelas,”jelasnya Selasa, (17/9/2019) Malam.

Gusti mengatakan, bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, untuk menanggulangi isu-isu mengenai penampakan pocong di Desa Kampung Kelor, Sepatan, yang selama ini cukup meresahkan masyarakat.

“Yang jelas saya akan komunikasi dengan Kepala Desa Kampung Kelor, Binmas dan Bhabinsa, untuk beritahukan pada masyarakat, bahwa berita pocong tidak bisa dipercaya, kebenarannya belum bisa dipastikan,” ucapnya.

Lenih lanjut Gusti mengatakan, menjelang Pilkades, masyarakat diharap tidak mudah terprovokasi dengan kabar tidak jelas.

Kata Dia, Polisi akan segera mencari orang yang pertama kali mengshare video pocong di Medsos, untuk mengungkap kebenarannya.

“Inikan mau ada pilkades, takutnya bisa pengaruhi pesta demokrasi ini, kalau bisa dicerna dahulu benar atau tidak, jangan main share aja ke Medsos, kami akan cari yang sebar pertama kali pengunggah video itu,”tandasnya.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Kampung Kelor, Sertu Mukidi saat ditemui diwilayahnya. Mengaku berencana akan membentuk sistem keamanan lingkungan (Siskamling) bersama aparatur dan masyarakat setempat.

“Insya Allah akan saya bentuk siskamling bersama ketua RT RW serta masyarakat, supaya warga merasa tenang dan damai, serta tidak ada lagi isu-isu yang buat masyarakat resah,”singkatnya.