Delegasi Jabatan Penerangan Malaysia Tertarik TLR Kota Tangerang

Delegasi Jabatan Penerangan Malaysia Tertarik TLR Kota Tangerang
Kunjungan Delegasi Malaysia di Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Sejumlah Delegasi Jabatan Penerangan bersama perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkunjung ke Kota Tangerang.

Kunjungan itu dalam rangka studi banding ke command center Tangerang Live Room (TLR) yang diterima langsung oleh Tangerang .

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan dengan adanya TLR yang merupakan pusat kendali dari berbagai , menjadi sarana bagi Pemkot untuk mewujudkan dan peningkatan kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik yang lebih baik.

Delegasi Jabatan Penerangan Malaysia Tertarik TLR Kota Tangerang
Kunjungi Kota Tangerang Delegasi Jabatan Penerangan Malaysia Tertarik TLR. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

“Pemkot punya aplikasi Tangerang Live yang menjadi rumah besar dari aplikasi – aplikasi Pemkot, Yang telah terintegrasi dengan OPD Pemkot Tangerang dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Tangerang,” papar Arief

Dalam kunjungan yang dipimpin langsung oleh Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Selamatta dan Pengarah Negeri Pahang Encik Salmun Mustafa di ruang Tangerang Live Room, Puspem Kota Tangerang, Rabu (18/9/2019).

Selain Tangerang Live, Wali Kota juga menyampaikan cara – cara yang ditempuh oleh Pemkot Tangerang dalam pemanfaatan sosial sebagai saran menyampaikan – program yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Kami manfaatkan semua media mulai dari sosial media hingga media massa,”ujarnya.

Delegasi Jabatan Penerangan Malaysia Tertarik TLR Kota Tangerang
Tangerang Live Room. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

“Untuk pemantauannya dilakukan oleh rekan – rekan di Tangerang Live Room,” terang Arief.

Keluhan masyarakat juga bisa dimonitor dari TLR,” imbuhnya.

Wali Kota juga menyampaikan tentang pemanfaatan aplikasi milik Pemerintah Kota Tangerang yang telah diadopsi oleh berbagai kota dan kabupaten serta lembaga lain yang ada di Indonesia.

“Sampai saat ini sudah 35 daerah di Indonesia yang mengadopsi aplikasi yang dibuat oleh Pemkot Tangerang,” jelas Arief.

Sementara itu, Pengarah Negeri Pahang Encik Salmun Mustafa mengungkapkan pemanfaatan teknologi yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang sudah berjalan dengan baik dan patut untuk dicontoh.

“Ke depan akan sangat bermanfaat tidak hanya untuk persoalan masyarakat, tapi bisa juga untuk persoalan transportasi bahkan ,” tutup Encik Salmun.