Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Bupati Lebak Gelar Pasar Murah di 28 Kecamatan Selama Ramadhan

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Bupati Lebak Gelar Pasar Murah di 28 Kecamatan Selama Ramadhan
Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya tengah melayani pembeli setelah meresmikan Pasar Murah Ramadhan 1438 H di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak – Banten, Selasa (30/5/2017)

, Pelitabanten.com – Demi menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok di pasaran selama 1438 Hijriyah, Bupati Lebak, bersama Wakil Bupati, Ade Sumardi membuka Pasar Murah di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak – Banten.

Pemkab Lebak menyadari bahwa kebutuhan masyarakat akan bahan pokok sangat tinggi menjelang lebaran nanti, hal ini tentunya memengaruhi daya beli masyarakat sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi untuk mengurangi beban masyarakat dengan menggelar pasar murah yang dilakukan selama .

“Kami berharap melalui pasar murah itu dapat meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Iti Octavia, Selasa (30/5/17).

Pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Bojongmanik dipadati pengunjung karena harga bahan pokok dijual relatif murah dan terjangkau warga setempat. Harga bahan pokok itu dijual Rp.50.000/ paket dan harga itu lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

“Ini salah satu wujud kepedulian Pemkab Lebak dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan ramadhan, mudahan bisa meringankan beban masyarakat,” kata Bupati.

Pasar murah tahun ini lebih menyebar dibandingkan tahun 2016 lalu yang hanya digelar di 6 kecamatan. Tahun ini akan digelar pasar murah di setiap kecamatan yaitu 28 kecamatan dengan melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan () Kab. Lebak, Perusahaan Ritel dan Perum Bulog Sub Divre Lebak – .

“Kami minta pasar murah itu terus digelar di 28 kecamatan, karena tahun 2016 lalu hanya enam kecamatan,” katanya menjelaskan.

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Bupati Lebak Gelar Pasar Murah di 28 Kecamatan Selama Ramadhan
Berikut jadwal Pasar Murah di 28 Kecamatan se-Kabupaten Lebak selama bulan Ramadhan 1438 H (Foto: Courtesy Humas Protolo; Lebak)

Digelarnya pasar murah bertujuan menstabilkan harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi. Sebab, permintaan selama Ramadhan cenderung meningkat. Karena itu, pemerintah daerah melaksanakan pasar murah dengan menyediakan sebanyak 4.500 paket terdiri dari gula pasir, terigu, dan beras.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab. Lebak, Hari Setiono mengatakan pihaknya melaksanakan agar harga bahan pokok di pasaran tidak terjadi kenaikkan.

“Kami menjual bahan pokok dengan harga murah per-paketnya terdiri dari minyak sayur, gula, tepung terigu, bera dan, daging,” kata Hari.