Usia Tak Jadi Masalah, Gubernur Banten Siap Divaksin

Gubernur Banten Wahidin Halim

SERANG, Pelitabanten.com – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan siap untuk disuntik vaksin. Hal itu menyusul diperbolehkannya pemberian Vaksin Sinovac kepada pasien untuk lanjut lanjut usia.

Saat ditanya wartawan terkait kesiapan disuntik vaksin, WH justru menantang untuk disuntik dengan jarum ukuran besar, sebagai bukti dirinya tidak takut untuk menjalani program vaksinasi bersama masyarakat dan pemerintah.

“Saya siap divaksin pakai jarum gede, karena saya juga ingin divaksin. Supaya kita leluasa dalam berkomunikasi,” kata WH dalam konferensi pers, di Rumah Dinas Gubernur, Kota Serang, Selasa (23/2/2021).

Dikatakan WH, dirinya sudah menjalani sejumlah rangkaian pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, sebelum dirinya disuntikan vaksin sinovac. Diantaranya, pemeriksaan jantung, tensi darah, ginjal, gula darah dan paru-paru.

“Karena kalau lansia katanya kan harus digeneral cek. Tekanan darah saya malah rendah. Masih ada beberapa yang kurang yang harus saya cek lagi minggu ini,” katanya.

Baca Juga:  Pemerintah Jamin Pelaksanaan Pilkada Sesuai Protokol Kesehatan

WH bahkan mengajak para wartawan yang meliput dan belum mendapatkan Vaksin Sinovac, agar bisa disuntik bersama Gubernur WH yang rencananya akan dilaksanakan Rabu (24/2/2021) hingga Sabtu (27/2/2021) besok.

Baca Juga: Rentan Tertular Virus, Ombudsman Minta Gubernur Banten Prioritaskan Wartawan Divaksin Covid-19

Menurut WH, vaksin Sinovac saat ini tidak lagi mengenal istilah lansia. Namun, dibedakan oleh usia atau umur pasien.

“Dalam istilah sekarang itu tidak ada istilah lansia. Di Amerika gak ada istilah lansia, yang ada umur. 60 sampai 70, 70 sampai 80, 80 sampai 90. umur yang paling produktif antara usia 60 sampai 70, dan produktif kedua 70 sampai 80, produktif ketiga 50 sampai 60. Umur 30 belum produktif,” katanya.