Kandungan Tanaman Sambiloto Dan Ragam Manfaatnya

Kandungan Tanaman Sambiloto Dan Ragam Manfaatnya
Tanaman Sambiloto (Foto: wikipedia.org)

Pelitabanten.com – Sebagian orang mungkin merasa asing mendengar kata Sambiloto. Padahal sambiloto merupakan tanaman liar yang tumbuh dan sering dijumpai di semak-semak, sawah maupun dipekarangan rumah. Dibalik  rasanya yang pahit, tanaman ini memiliki banyak manfaat yang luar biasa hingga digunakan sebagai obat tradisional. Sebelum mengetahui manfaatnya, akan lebih baik jika kita mengetahui terlebih dahulu mengenai morfologi dari tanaman sambiloto.

Tanaman sambiloto atau dikenal dengan nama ilmiah Andrographis paniculata merupakan jenis tanaman perdu yang termasuk dalam famili acanthaceae. Tanaman ini dapat tumbuh pada tempat-tempat yang lembab seperti semak-semak, tepi sungai, pekarangan dan sebagainya. Tinggi tanaman sambiloto sangat bervariasi. Hal tersebut berdasarkan media dan cara merawatnya. Sambiloto memiliki bunga yang berwarna putih hingga keunguan dengan bentuk daun lanset, ujung meruncing, tepi rata dan saling berhadapan serta permukaan daunnya berwarna hijau.

Baca Juga:  Jago Copywriting dalam Sehari

Suatu tanaman dapat diketahui manfaatnya karena diketahui pula kandungannya. Untuk itu, disamping tahu manfaatnya kita juga harus tahu kandungan apa saja yang terdapat pada tanaman sambiloto. Daun sambiloto memiliki kandungan kimia, pada daunnya terdapat laktone, deoxyandrographolide pada cabangnya. Zat Andrographolide yang menyebabkan adanya rasa pahit ,  Neonadrographolide dan homoandrographolide. Kandungan flavonoid pada akarnya meliputi polymethoxyflavone, andrographin, panicolin, mono-o mehylwithin, apigenin-7,4-dimethyl ether, alkane, ketone, aldehyde, kalium, kalsium, natrim dan asam kersik, serta damar. Tanaman ini memiliki sifat antibiotik, antipiretik, antiradang, antibengkak, anti diare, dan hepatoprotektif (Permadi, 2008).

Setelah diketahui sifat dan kandungan pada tanaman sambiloto ternyata terdapat banyak sekali manfaatnya terutama dalam hal pengobatan. Menurut Hutapae (1991) berikut ini adalah beberapa manfaat sambiloto :

  1. Mampu mengatasi hepatitis dan infeksi saluran empedu
  2. Menyembuhkan disentri basiler, tifoid, dan diare
  3. Mampu mengobati penyakit influenza, radang amandel, abses paru, pneumonia, radang saluran napas, radang ginjal akut, radang telinga tengah, radang usus buntu, dan sakit gigi.
  4. Meredakan demam dan malaria
  5. Mampu mengatasi kencing nanah dan kencing manis
  6. Mampu mengatasi masalah pada gangguan pernapasan seperti TB paru, batuk rejan, sesak napas
  7. Mampu mengatasi hipertensi, kusta atau penyakit lepra, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, hingga kanker.
Baca Juga:  Efek Banyak Dzikir

Tidak hanya daunnya yang dapat dimanfaatkan sebagai obat, akan tetapi seluruh bagian tanaman pun dapat digunakan baik dalam kondisi normal maupun kering berupa serbuk. Namun, pada biasanya, tanaman direbus terlebih dahulu kemudian diminum airnya. Selain manfaat yang dipaparkan diatas, beberapa penelitian baru yang telah dilakukan oleh Universitas Airlangga bahwa daun sambiloto mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh,sedangkan saripati dari tanaman tersebut mampu mengobati malaria hingga virus corona. Prof. M. Nasih selaku rektor Unair mengatakan bahwa saripati memiliki efek bagus tidak hanya menjaga ketahanan tubuh melainkan juga untuk virus. Sementara Dirut prof. Dr. Nasronudin juga mengatakan bahwa sambiloto selain sebagai obat anti virus malaria, juga dapat digunakan sebagai obat penangkal sementara virus corona. Karena jenis virusnya tidak jauh berbeda. Dalam hal ini, saripati sambiloto bukan sebagai obat corona. Karena masih dalam penelitian lebih lanjut dan belum dapat diterapkan untuk corona.

Baca Juga:  Cara Mudah Membuat Akuaponik di Dalam Ember

Penulis: Eva Uzlafatunniswah
(Mahasiswi Jurusan Biologi Fakultas Sains, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten)