Beranda Opini

Manusia Lahir dengan Kemerdekaan yang Absolut

Abdul Gopur Firmansyah,(foto istimewa)
- Advertisement -

Pelitabanten.com – Secara umum kemerdekaan bisa diartikan dengan kebebasan terhapusnya semua pengaruh penjajah serta diikuti dengan kelahiran suatu bangsa sebagai bangsa yang Merdeka. Dasar kemerdekaan yang dimiliki bangsa Indonesia adalah pembukaan Undang-Undang Dasar aliena pertama dan kedua. Dengan UUD 1945 maka bangsa ini mendeklarasikan diri untuk terbebas dari berbagai intimidasi penjajah sehingga negeri Indonesia menjadi berdaulat.

Istilah lain menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBB), merdeka artinya bebas dari penghambaan, penjajahan, dan lain-lain; berdiri sendiri; tidak terkena atau lepas dari tuntutan; tidak terikat dan tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; atau leluasa. Merdeka berarti bebas dari penjajahan, bebas dari tahanan, bebas dari kekuasaan, intimidasi, dan tekanan, dari nilai dan budaya yang mengungkung diri kita. Kemerdekaan keadaan (hal) berdiri sendiri; karena kebebasan adalah hak segala bangsa.

Dihari ulang tahun ke-80 Negara Republik Indonesia tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera”. Ini mengisyaratkan Kemerdekaan bangsa Indonesia memiliki arti penting bagi seluruh rakyat Indonesia, karena kemerdekaan yang dihasilkan bukanlah sebuah warisan, namun sebuah perjuangan yang menjadi pertaruhannya adalah nyawa, oleh karena itu kemerdekaan yang telah terlahir ini harus senantiasa dijaga dengan baik.

Kita akan melihat lebih jauh lagi memahami kemerdekaan, bahwa pada dasarnya semuanya manusia terlahir dengan kemerdekaan atau disebut dengan fitrah manusia , seiring dengan perkembangan zaman dan manusia semakin mengerti arti perjalanan hidup, semuanya harus di atur dalam tatanan kehidupan, sehingga sudah tidak merasakan merdeka lagi dalam hidup.

Sejarah kehidupan yang telah memberikan pembelajaran pada peradaban manusia, bahwa saat ini telah terlepas dari penjajahan pemikiran yang jahiliah artinya pemikiran yang bodoh dalam mengenal Tuhannya.

- Advertisement -

Seiring perkembangan manusia maka kemerdekan dalam berfikir berkembang pesat sehingga kesejahteraan, kedamaian, dan keamanan menjurus kepada hakikat kemerdekaan. Oleh sebab itu dalam memaknai kemerdekaan yang kita miliki saat ini, jadikan kemerdekaan sebagai aktualisasi diri agar tidak terbelenggu dengan kebodohan terhadap spritualitas maupun mentalitas.

Bangsa ini butuh pemikiran yang merdeka untuk lebih bersaing dengan negara lain, biarkan pemikiran ini liar menafsirkan kemerdekaan jangan secara absolut, dan pemikiran kita terjajah meruntuhkan perjuangan yang telah dibangun, bebaskan ide gagasan kita untuk mencapai kepuasan dalam berfikir.

Penulis: Abdul Gopur Firmansyah

- Advertisement -