Beranda Opini

Lebak Ruhay Satu Tahun Berlalu, Harapan HUT 197 Tahun Kabupaten Lebak Membangun Kolaborasi Bersama

Mohamad Iyos Rosyid, S.KPm, M.AP (tengah/ baju hitam) merupakan Akademisi atau Pemerhati Kebijakan Publik Kabupaten Lebak.
Mohamad Iyos Rosyid, S.KPm, M.AP (tengah/ baju hitam) merupakan Akademisi atau Pemerhati Kebijakan Publik Kabupaten Lebak.
- Advertisement -

Oleh:
Mohamad Iyos Rosyid, S.KPm, M.AP
(Akademisi/ Pemerhati Kebijakan Publik Kabupaten Lebak)

LEBAK, Pelitabanten.com– Kabupaten Lebak terdiri dari 28 Kecamatan dan 340 Desa dan 5 Kelurahan. Dengan luas wilayah yaitu 3.426,56 km2. Di era Kepemimpinan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, memiliki tag line yang sangat mudah diingat oleh masyarakat yaitu Lebak Ruhay. Lebak Ruhay merupakan Visi dan Misi Bupati Lebak yang diejawantahkan dari Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin. Arah pembangunan pada Lebak Ruhay adalah berfokus pada infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, sosial, serta mengembangkan potensi yang ada untuk kemajuan Kabupaten Lebak.

Usia Kabupaten Lebak sudah berumur 197 tahun. Usia yang mau mendekati 2 abad ini sudah mengalami berbagai dinamika maupun pergantian kepemimpinan dari masa ke masa. Namun, orang bijak mengatakan setiap masa ada orang nya, setiap orang ada masanya. Kabupaten Lebak di usia 197 tahun ini. Idealnya menjadi wilayah Kabupaten yang maju, kabupaten yang berdaulat, kabupaten yang produktif, kabupaten yang mampu menurunkan angka kemiskinan, dan Kabupaten yang memiliki arah dan tujuan pembangunan yang berpihak pada rakyat. Namun realitanya problematika itu selalu ada. Akan tetapi sedikit demi sedikit dibawah kepemimpinan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya permasalahan mulai dibereskan dan Lebak sedang berbenah untuk memperbaiki dan menuju Lebak Ruhay.

Disisi lain, Kita juga harus mengapresiasi di satu tahun kepemimpinan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah 2024-2029, progres pembangunan perlahan-lahan sudah mulai di tata dan dibenahi.

Kita lihat, di awal Kepemimpinannya di tahun 2025 ini. Sebelumnya jalan di pusat kota banyak berlubang. Alhamdulillah sekarang sudah mulus. Di mulai dari jalan Siliwangi Gor Ona hingga Jalan pusat kota lainnya sudah rapi dan mulus.

- Advertisement -

Permasalahan tumpukan sampah, perlahan-lahan sudah mulai ditata dan menunjukkan Hegar. Seperti di wilayah Masuk kota Rangkasbitung baik dari jembatan dua (dari arah mandala) maupun jembatan keong dari arah Cimarga tumpukkan sampah yang dulu menghiasi pusat kota, kita sudah tertata baik dan dijadikan taman atau ruang yang lebih indah di pandang.

Menuju stasiun tepatnya Jalan Sunan Kalijaga yang dulu banyak para pedagang sayuran maupun pedagang kaki lima atau sering disebut sebagai pedagang subuh, yang kelihatan semerawut, dan tidak tertata. Kini sudah direlokasi kepada tempat yang nyaman dan indah yaitu ke Pasar Semi Narimbang. Stasiun Rangkasbitung pun mulai tertata dan nyaman untuk di lalui. Parkiran mulai tertata dengan baik.

Jalan Dalem (Pabrik Eleum Karet) sampai perapatan Bojong Leles bertahun-tahun berlubang dan rusak. Kini jalan Dalem mulus dan di betonisasi. Memperlancar mobilisasi masyarakat untuk menikmati jalan yang mulus.

Alun-alun sekarang sedang ditata dan dirapikan agar para pengunjung nyaman bersantai ria. Diperbaiki untuk menunjukkan identitas Lebak yang bertransformasi menuju Lebak Ruhay.

Tantangan permasalahan begitu banyak, mulai dari infrastruktur yang masih belum tuntas, dimulai dari pembangunan jalan sekitar 1.617 kilometer jalan desa yang masih dalam kondisi rusak. (Kompas, 2025). Angka pengangguran masyarakat Kabupaten Lebak menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lebak menyatakan, Tingkat pengangguran Terbuka (TPT) di Lebak sebesar 7,30 persen. Angka pengangguran ini per Agustus 2025. Dari jumlah penduduk Kabupaten Lebak yang mencapai 1.449.203 jiwa, angka pengangguran tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya (2024), yang 6,23 persen. Artinya di tahun 2025 ini ada sebanyak 105.792 jiwa Penduduk Kabupaten Lebak mengalami pengangguran. Ini pun permasalahan yang harus bisa diselesaikan oleh Pemimpin kita, bagaimana angka pengangguran ini bisa menurun.

Belum lagi masalah tentang rumah tidak layak huni, permasalahan Huntara di Kecamatan Lebak Gedong, dan permasalahan lainnya. Ini PR di tahun berikutnya harus diselesaikan oleh Bupati maupun Wakil Bupati Lebak.

Tetapi, Lebak Ruhay optimis terwujud di tahun kedua Kepemimpinan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dengan membangun kolaborasi bersama. Pendekatan Pentahelix sangat diperlukan, peran akademisi harus ikut dilibatkan dalam kemajuan Lebak Ruhay. Peran kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Tingkat Desa dengan Pemerintah Kabupaten Lebak terjalin sinergitas yang baik untuk menata permasalahan infrastruktur jalan agar bisa dibangun dan diselesaikan dengan baik. Masukan dari masyarakat atau kelompok tokoh harus didengar dan dirumuskan solusinya agar tercipta pembangunan yang lebih baik.

Selain itu juga, Pembangunan Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) harus diwujudkan di wilayah-wilayah yang dianggap jauh dari akses. Seperti di wilayah Kecamatan Cihara, Kecamatan Malingping, Kecamatan Cijaku, Kecamatan Panggarangan, Kecamatan Cilograng dan Kecamatan Cibeber harus bisa terbentuk dengan baik.

Belum lagi permasalahan honorer yang hari ini Perbupnya perlu menjadi pembahasan dan kepastian hukum yang jelas agar ada regulasi yang bisa memberi kepastian serta mengatur para honorer yang bekerja di Kabupaten Lebak. Belum lagi regulasi pupuk yang masih mahal untuk di beli di wilayah Kabupaten Lebak yang harus bisa dinikmati oleh para Petani Kabupaten Lebak.

Tentunya dengan peran kolaborasi bersama bisa mewujudkan Lebak yang lebih baik, Lebak yang bisa dirasakan kesejahteraannya oleh semua kelompok, masyarakat, dan rakyat. Gerakan-gerakan dari belanja masalah ini tentunya akan membawa formulasi solusi untuk mengatasi semua masalah yang ada. Sehingga menjadi regulasi kebijakan yang berpihak pada kemajuan rakyat. Lebak Ruhay optimis terwujud. DIRGAHAYU Ke 197 Tahun Kabupaten Lebak. (*)

- Advertisement -