Aplikasi TikTok Sebagai Media Belajar Bahasa Inggris

Aplikasi TikTok Sebagai Media Belajar Bahasa Inggris
ILUSTRASI (cottonbro/Pexels)

Pelitabanten.com – Pembelajaran di era teknologi modern saat memiliki tantangan tersendiri. Kita tidak hanya dituntut untuk menyesuaikan ritme pembelajaran dan pengajaran, namun harus meningkatkan kreativitas kita agar terus merasa termotivasi untuk belajar di masa kini. Salah satu pelajaran yang sering dianggap sulit bagi sebagian masyarakat adalah Bahasa Inggris. Bahasa Inggris yang seperti kita tahu menjadi Bahasa internasional yang paling sering digunakan ketika kita berkomunikasi dengan orang asing atau ketika kita berada di luar negeri memang menjadi salah satu alasan kita harus dapat menguasai atau minimal bisa berbicara dengan Bahasa ini.

Secara umum, masyarakat menganggap mempelajari Bahasa asing untuk pertama kali memang dirasa sulit. Hal ini tidak sepenuhnya salah karena kita memang mempelajari hal baru yang selama ini belum kita ketahui sama sekali. Pada masa sekolah dasar, pelajaran Bahasa Inggris memang sudah diajarkan dan berlanjut ke sekolah menengah. Namun berbeda cerita jika pada masyarakat yang dulunya tidak mendapatkan pengenalan Bahasa Inggris pada masa pendidikannya. Selain tuntutan untuk bisa menggunakan Bahasa Inggris pada pekerjaannya, sering kita lihat bahwa orang-orang yang sudah lanjut usia mempelajari Bahasa Inggris dengan cara mengikuti kursus Bahasa Inggris di Lembaga-lembaga pelatihan.

Umumnya kesulitan terbesar dari masyarakat dalam mempelajari bahasa inggris adalah pada kosakata. Kosakata dalam mempelajari bahasa asing memang sangat penting dalam menyusun suatu kalimat. Kesulitan lain yang dialami orang awam yang belum mengenal bahasa inggris adalah penyusunan kalimat, baik kalimat aktif maupun kalimat pasif.

Dewasa ini belajar Bahasa Inggris bisa dibilang tidak serumit dan tidak sesulit dahulu. Jika pada 5 atau 10 tahun ke belakang, kita belajar Bahasa inggris dengan cara konvensioanl seperti mengikuti kursus atau les Bahasa Inggris, di jaman modern ini belajar Bahasa Inggris bisa dibilang lebih praktis dengan adanya media pembelajaran online baik berbayar maupun gratis.

Kita bisa belajar Bahasa Inggris melalui beragam media yang ada pada saat ini. Mulai dari Youtube, Facebook, Instagram, bahkan Tiktok. Banyak channel dan konten menarik khususnya pada Channel Youtube yang membahas tentang Bahasa Inggris. Jika kita mau mencari, kita bisa memasukkan kata kunci seperti “belajar Bahasa Inggris untuk pemula” atau “Bahasa Inggtis dasar” kemudian akan muncul beragam video dari berbagai macam channel yang menampilkan sesuai apa yang kita cari pada keyword.

Pada masa pandemic seperti ini, pembelajaran yang tadinya dilakukan secara tatap muka mau tidak mau harus menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Pembelajaran daring yang mengharuskan kita memiliki koneksi internet dan join dengan room semacam google meet maupun zoom terkesan membosankan dan terkadang juga dianggap kurang menarik. Salah satu tips menarik yang bisa digunakan adalah dengan memanfaatkan beberapa media sosial yang sedang naik daun dan disenangi oleh kalangan muda-mudi salah satunya TikTok.

Konten yang berfokus pada video selain Youtube, yaitu Tiktok yang kini mulai menampilkan konten-konten edukatif yang bisa kita gunakan untuk belajar Bahasa Inggris. Tik tok yang dulunya dikenal sebagai aplikasi yang hanya berisi konten-konten “joget” kini agaknya sudah mulai memfilter konten-konten tersebut dan lebih memperketat jenis konten yang diupload di Tiktok. Selama ini banyak yang memandang TikTok hanya sebatas media sosial yang hanya memberikan konten yang jenaka namun minim konten mendidik.

TikTok merupakan aplikasi berbagi berbasis video pendek yang bisa mudah diakses oleh segala kalangan dan minat seperti olahraga, seni, memasak dan berita. Dengan antusias kalangan muda dalam menggunakan aplikasi Tiktok, sehingga kita dapat menjadikan aplikasi Tiktok sebagai suatu media baru dalam pembelajaran. Tidak berbeda jauh dengan Youtube kita juga bisa membagikan dan menjelaskan materi pada video pendek yang bisa diakses oleh penggunanya. Selain melalui video pendek, kita juga bisa melakukan pembelajaran live video yang bisa diakses oleh pengguna maupun followers kita. Namun berbeda dengan menggunakan aplikasi Zoom atau Google Meet, pada aplikasi TikTok kita tidak bisa bertatap muka langsung dengan pengguna maupun followers kita.

Dikutip pada situs jatengpos.co.id¸ aplikasi  TikTok di jadikan salah satu media pembelajaran di kelas bahasa inggris. Dan terbukti mampu meningkatkan minat peserta didik dalam pembelajaran bahasa inggris. Melalui aplikasi Tiktok, Tiktok bisa dijadikan sebagai media pembelajaran serta dapat membangkitkan keinginan dan minat baru, membangkitkan motivasi, ransangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh psikologis pada siswa.

Kini, kita bisa memanfaatkan aplikasi tiktok dalam media pembelajaran bahasa Inggris. Dan banyak pula konten kreator yang menyajikan pembelajaran bahasa inggris yang apik dan menarik, membahas tentang berbagai materi pembelajaran bahasa inggris. Cukup memasukkan tagar pada kolom pencarian di Tiktok, maka akan muncul berbagai video yang sesuai dengan kata kunci yang kita cari.

Diktup dari website soco.id, berikut beberapa contoh akun Tiktok yang bisa dijadikan referensi sebagai pembelajaran Bahasa Inggris.

  • @johnhiday

jika ingin mempelajari dan memperluas vocabulary, akun Tiktok milik @johnhiday punya segudang kosa kata yang bisa kita ketahui untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kita.  Pada akun tersebut, kerap memberikan kosakata baru sebagai pengganti. Contohnya mengenai kata pengganti ungkapan, seperti kata thank you bisa diganti I really apreciate it, I can’t thank you enough,atau I owe you one.

  • @callmechia

Apabila kita bekerja di perusahaan asing yang mengharuskan berbicara bahasa Inggris, mungkin tips yang disuguhkan oleh @callmechia. Melalui video TikTok-nya, Fathia Izzati a.k.a. Chia mengajarkan banyak idiom yang sering digunakan dalam bahasa Inggris. Misalnya penggunaan istilah ‘once in a blue moon’ yang berarti sesuatu yang jarang terjadi, bisa digunakan dalam kalimat, “Yeah, I’m pretty lazy. I only play sports once in a blue moon.” Jenis konten lain yang disuguhkan oleh Chia adalah tentang perbedaan antara cara pengucapan American English dan British yang masih dipertanyakan oleh banyak orang.

  • @jessica_ie

Grammar terkadang menjadi salah satu penghalang banyak orang masih belum percaya diri berbicara bahasa Inggris. Sebenarnya, salah grammar itu wajar, karena memang bahasa Inggris bukan bahasa utama kita. Pelan-pelan, coba pelajari grammar dengan cara fun dari video @jessica_ie. Aktif merespon pertanyaan followers, ia kerap membagikan pelajaran penting tentang grammar bahasa Inggris. Seperti misalnya perbedaan I was dan I were atau maybe dan perhaps.

Perkembangan teknologi dewasa ini memang semakin memudahkan kita dalam mempelajari hal baru. Pemanfaatan media seperti Tiktok sebagai salah satu media pembelajaran juga menjadi salah satu buktinya. Di jaman yang menuntut kita untuk kreatif ini, Tiktok bisa dipilih sebagai salah satu media pembelajaran yang menarik. Mulai dari isi konten, kemudahan akses, media menjadikan Tiktok bisa dijadikan salah satu cara mempelajari Bahasa Inggris dengan cara yang lebih menyenangkan.

Penulis: Ratu Inten Qaida (Mahasiswi jurusan Sastra Inggris Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)

Pemerhati dan penikmat musik, bergabung dengan Pelita Banten pada tahun 2017 sebagai Jurnalis