Muhammad Rizal Politisi PAN Bareng BKKBN Sosialisasi Cegah Stunting di Sukamanah Rajeg

Muhammad Rizal Politisi PAN Bareng BKKBN Sosialisasi Cegah Stunting di Sukamanah Rajeg
Dewan Muhammad Rizal saat berfoto bersama masyarakat Desa Sukamanah Rajeg,(dok ist)

KABUPATEN TANGERANG, Pelitabanten.com – Muhammad Rizal Anggota Komisi IX DPR RI bersama BKKBN Provinsi Banten dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tangerang mengedukasi masyarakat soal gizi buruk dan pencegahan stunting, kepada warga Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Sabtu (22/10/2022).

Kegiatan sosialisasi tersebut bertemakan sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) program bangga kencana.

Adapun peserta yang menghadiri kegiatan sosialisasi itu dari berbagai elemen masyarakat, seperti dari kader perempuan, kader posyandu, tokoh agama, ulama, RW/RT, Pemuda-pemudi, mahasiswa, Ibu-ibu majelis taklim, tokoh masyarakat dan lain sebagainya.

Muhammad Rizal mengatakan kegiatan sosialisasi yang gencar dilakukan Pemerintah daerah baik oleh Provinsi Banten maupun Kabupaten Tangerang ini, semoga nantinya dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting.

“Tadi dijelaskan oleh para nara sumber, pencegahan mulai dari hulunya. semenjak menjadi calon pengantin (Catin), lalu saat Ibu kondisi hamil dan melahirkan. Selanjutnya hingga saat proses pertumbuhan anak, ini kita semua harus di perhatikan,” terang Rizal yang juga Politisi PAN asal daerah pemilihan Banten III, Tangerang Raya.

“Untuk mendukung penurunan stunting semua pihak harus bekerjasama, baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri, kedepan nantinya akan muncul keluarga sehat, produktif, dan sejahtera, karena kita harapkan generasi muda kita menjadi generasi yang cerdas, kuat dan memiliki prestasi, dan kita mencapai generasi Indonesia emas,” ungkap rizal.

Kegiatan Sosialisasi KIE Program Bangga Kencana.(dok ist)

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana, BKKBN, Dadi Ahmad Roswandi menuturkan, stunting dapat dicegah mulai dari pengecekan kondisi kesehatan Catin.

Selanjutnya, cek kesehatan saat Ibu hamil, tak lupa mengikuti program keluarga berencana.

“Kemudian untuk bayi di bawah usia dua tahun, harus diperhatikan asupan gizi dan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya,” tuturnya.

Dadi menegaskan, ke-empat hal perlu diperhatikan masyarakat secara penuh untuk menghindari gizi buruk.

Sebab, penderita gizi buruk beresiko tidak dapat tumbuh kembang menjadi anak secara normal pada umumnya dan berdampak untuk masa depannya.

“Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu bahu membahu dalam mencegahnya,” terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Sukamanah Rohadi Kamaludin mengatakan terima kasihnya kepada bapak haji Muhammad Rizal dan BKKBN yang telah menggelar kegiatan sosialisasi seperti ini, sehingga masyarakat dapat mengetahui pengetahuan KIE program bangga kencana, keluarga sejahtera.

“Alhamdulillah baru kali ini anggota DPR RI datang kesini mengelar acara sosialisasi seperti ini kepada masyarakat, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa sukamanah, dan kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan lagi,” ujarnya. (HR)