Solidaritas Tak Pernah Padam, PD AMAN Banten Kidul Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya

Ketua PD AMAN Banten Kidul, Jaro Jajang salurkan bantuan kepada Abah Hendrik Kasepuhan Ciptamulya yang kena musibah kebakaran, pada Selasa (28/07/2026).
Ketua PD AMAN Banten Kidul, Jaro Jajang salurkan bantuan kepada Abah Hendrik Kasepuhan Ciptamulya yang kena musibah kebakaran, pada Selasa (28/07/2026).

SUKABUMI, Pelitabanten.com– Musibah kebakaran yang melanda Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat adat. Peristiwa tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga meninggalkan luka bagi kehidupan sosial dan budaya masyarakat adat yang telah menjaga warisan leluhur secara turun-temurun.

Di tengah suasana duka tersebut, semangat persaudaraan dan solidaritas keluarga besar Pengurus Daerah (PD) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat adat yang terdampak, PD AMAN Banten Kidul menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Kasepuhan Ciptamulya.

Mewakili Sekretaris Jenderal AMAN, Ruka Sombolinggi, Ketua PD AMAN Banten Kidul, Jaro Jajang, menyerahkan bantuan secara langsung kepada Abah Hendri, selaku Ketua Adat Kasepuhan Ciptamulya. Penyerahan bantuan berlangsung di Kasepuhan Ciptamulya sebagai simbol hadirnya keluarga besar AMAN dalam setiap perjuangan masyarakat adat yang sedang menghadapi cobaan, pada Selasa (28/07/2026).

Advertisement

Bantuan tersebut merupakan amanat dari Sekretaris Jenderal AMAN yang dititipkan kepada PD AMAN Banten Kidul untuk disampaikan kepada masyarakat adat Kasepuhan Ciptamulya.

“Bantuan berupa uang sebanyak 100 juta Rupiah diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak sekaligus menjadi penyemangat agar mereka tetap tegar menghadapi masa pemulihan,” ujarnya.

Jaro Jajang menyampaikan bahwa Penyerahan bantuan tersebut juga menjadi bukti bahwa semangat senasib sepenanggungan terus hidup di dalam tubuh AMAN, mulai dari pengurus pusat hingga daerah. Kehadiran organisasi tidak hanya diwujudkan dalam perjuangan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan ketika komunitas adat mengalami bencana dan kesulitan.

Baca Juga: Mubes Bamus Maskot Tangerang ke- IV, Sachrudin: Semoga Hasilkan Ketua Terbaik

“Lebih dari sekadar bantuan material, dukungan yang diberikan menjadi simbol kuatnya ikatan persaudaraan masyarakat adat di seluruh Nusantara. Nilai gotong royong, saling menjaga, dan saling menguatkan menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap tantangan yang datang,” ungkapnya.

PD AMAN Banten Kidul berharap masyarakat adat Kasepuhan Ciptamulya dapat segera bangkit dari musibah yang dialami. Proses pemulihan diharapkan tidak hanya mampu membangun kembali rumah-rumah yang terdampak, tetapi juga menghidupkan kembali ruang hidup masyarakat adat, memperkuat kehidupan sosial, serta menegakkan kembali tatanan adat yang diwariskan para leluhur.

“Semangat kebersamaan yang diwariskan oleh para leluhur diyakini menjadi kekuatan utama bagi masyarakat adat untuk melewati masa-masa sulit. Dengan dukungan keluarga besar AMAN dari berbagai daerah, pembangunan kembali rumah adat dan pemulihan kehidupan Kasepuhan Ciptamulya diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat adat kembali menjalankan kehidupan adatnya secara utuh,” ungkap Jaro Jajang.

Melalui aksi solidaritas ini, AMAN kembali menegaskan komitmennya untuk selalu berada di garda terdepan mendampingi masyarakat adat di seluruh Indonesia.

“Sebab, bagi AMAN, setiap musibah yang menimpa satu komunitas adat adalah duka bersama, dan setiap langkah pemulihan merupakan tanggung jawab kolektif yang harus diperjuangkan bersama hingga masyarakat adat kembali bangkit dengan martabat, kemandirian, dan kekuatan adat yang tetap lestari,” pungkas Jaro Jajang. (MIR)

Advertisement