LEBAK, Pelitabanten.com– Jaringan kabel internet milik Wifi Dukodu di wilayah Desa Kerta, Desa Kertarahayu, dan Desa Kertaraharja dilaporkan mengalami kerusakan akibat dugaan tindakan oknum tidak bertanggung jawab yang memutus kabel dengan cara digunting. Akibat kejadian tersebut, sejumlah pelanggan mengalami gangguan layanan internet.
Peristiwa tersebut diketahui setelah tim teknisi Dukodu menerima laporan dari pelanggan terkait terputusnya koneksi internet di beberapa titik.
Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, ditemukan kabel jaringan dalam kondisi terputus yang diduga sengaja dirusak oleh pihak tertentu dan oknum Orang Tidak Dikenal (OTK), pada Kamis (25/05/2026).
Uyung pelanggan Wifi Dukodu Desa Kertarahayu menjelaskan bahwa wifi miliknya mengalami gangguan akibat kabel putus. Pihaknya meminta agar segera mendapat penanganan prihal kendala yang terjadi dilapangan.
“Kami berharap pelaku sabotase atau pemutusan kabel segera ditangani. Kami juga selaku pelanggan siap mengawasi agar dikemudian hari kabel-kabel wifi Dukodu tidak ada yang memutus lagi,” ujarnya.
Bung Yos, selaku Pihak Dukodu Lebak menyayangkan aksi vandalisme yang merugikan banyak pihak tersebut. Selain menyebabkan terganggunya layanan pelanggan, tindakan tersebut juga menimbulkan kerugian material serta menghambat aktivitas masyarakat yang bergantung pada akses internet untuk bekerja, belajar, maupun berkomunikasi.
“Kami sangat menyayangkan adanya dugaan pemutusan kabel secara sengaja. Tindakan ini tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna layanan internet,” ujarnya.
Besok tim teknisi akan diterjunkan untuk cek ke lokasi dan melakukan perbaikan jaringan agar layanan internet dapat kembali normal secepat mungkin. Dukodu juga melakukan penelusuran guna mengungkap pelaku yang diduga melakukan perusakan kabel tersebut.
Bung Yos menjelaskan bahwa Pihak Dukodu mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau kepada petugas Dukodu. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk menjaga fasilitas jaringan yang menjadi kebutuhan bersama.
Bung Yos menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap infrastruktur jaringan di lapangan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Sementara itu, pelanggan yang terdampak diminta bersabar selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami berkomitmen untuk segera memulihkan layanan dan memastikan pelanggan kembali dapat menikmati akses internet secara normal. Kami juga berharap pelaku perusakan dapat segera teridentifikasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya. (MIR)