Jalan Ditutup 24–27 September, Ini Rekayasa Lalin Kejuaraan Sepatu Roda Tangerang

Jalan Ditutup 24–27 September, Ini Rekayasa Lalin Kejuaraan Sepatu Roda Tangerang
Jalan Ditutup 24–27 September, Ini Rekayasa Lalin Kejuaraan Sepatu Roda Tangerang (Generative AI)

Pelitabanten.com – Pemerintah Kota Tangerang memberlakukan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang pada 24–27 September 2026, menyusul pelaksanaan Kejuaraan Sepatu Roda Speed Marathon Piala Wali Kota dan Perserosi Kota Tangerang 2026 di lokasi yang sama.

Rekayasa dimulai pada Kamis, 24 September 2026, pukul 09.00–17.00 WIB, dengan pembatasan sebagian ruas jalan di kawasan Puspem untuk satu lingkaran penuh. Pada Jumat, 25 September 2026, pukul 07.00–18.00 WIB, penutupan diperluas ke area Taman Elektrik.

Penutupan paling masif berlaku pada Sabtu–Minggu, 26–27 September 2026, pukul 07.00–18.00 WIB, ketika seluruh pintu masuk kawasan Puspem Kota Tangerang ditutup total untuk publik.

Pemkot Tangerang menyediakan tujuh kantong parkir alternatif bagi warga yang tetap perlu mengakses kawasan tersebut. Lokasi meliputi area parkir VIP Puspem (P1), Labkesda (P2), Masjid Raya Al-A’zhom (P3), Stadion Benteng Reborn (P4), sisi bahu Jalan Jenderal Sudirman (P5), sisi kanan dan kiri Jalan LP Anak/Duren (P6), serta PT Paskomnas Niaga Utama—Gudang Beras (P7).

Akses masuk ke kawasan dilayani melalui Gerbang Pintu RI 1 sebelum dan saat lomba berlangsung. Setelah lomba dimulai, akses dialihkan melalui Traffic Light (TL) Timur Puspem, dengan parkir diarahkan ke sisi kiri jalan setelah Poltekimipas.

“Mohon masyarakat menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.” — Pemerintah Kota Tangerang, 23 September 2026

Baca Juga: Bangunan Tak Berizin di Jl. Cemara Cibodas Tangerang, Diduga di Bekingi Oknum Penegak Perda

Warga yang melintas di sekitar Puspem, Jalan Daan Mogot, dan Jalan Jenderal Sudirman dalam rentang waktu tersebut disarankan mencari rute alternatif sejak dini agar tidak terjebak penutupan dan dapat meminimalisasi gangguan mobilitas selama tiga hari penyelenggaraan kejuaraan.