LEBAK, Pelitabanten.com– Masyarakat, Mahasiswa, dan Pemuda Desa melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Desa Daroyon, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Senin (15/06/2026).
Hal ini dilakukan lantaran tidak ada tindak lanjut atas janji yang diberikan oleh perangkat Desa Darayon terkait lapangan sepak bola, yang sebelumnya sudah ada perjanjian tertulis antara kepala pemuda dengan Sekertaris Desa Darayon.
Sebelumnya masyarakat memiliki lapangan untuk aktifitas olah raga, namun kemudian pihak aparatur desa menjadikan lapangan tersebut sebagai gedung KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) dengan berjanji akan membuat lapangan yang baru.
Apung, tokoh Pemuda Desa Darayon mempertanyakan perjanjian tersebut via chat, akan tetapi salah satu aparatur desa malah mengatakan hal yang tidak pantas keluar dari mulut seorang aparatur desa.
“Kata-kata yang tidak pantas yang keluar dari pihak aparat desa, bukan menenangkan melainkan menyunut pergerakan pemuda. Kami butuh lapangan sepak bola, bukan merubah lapangan menjadi KDMP,” tegasnya.
Selanjutnya setelah aksi demonstrasi ini, para pemuda mengultimatum apabila dalam 1× 24 jam belum ada kejelasan, maka akan menggelar aksi demonstrasi kembali dengan jumlah masa yang besar, pungkas Apung. (MIR)
Baca Juga: Calon Sekda Lebak Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Pengisi Jabatan