BP Geopark Bayah Dome Gelar Edukasi di Kampus USBR Rangkasbitung, Menjaga Warisan Bumi untuk Kesejahteraan Manusia

Sosialisasi dan Edukasi Geopark Bayah Dome di Kampus Universitas Setiabudhi Rangkasbitung (USBR) pada Kamis, (17/09/2026).
Sosialisasi dan Edukasi Geopark Bayah Dome di Kampus Universitas Setiabudhi Rangkasbitung (USBR) pada Kamis, (17/09/2026).

LEBAK, Pelitabanten.com— Geopark Bayah Dome menjadi salah satu kekayaan alam Kabupaten Lebak yang memiliki nilai penting, bukan hanya dari sisi geologi, tetapi juga sebagai warisan bumi yang dapat dikembangkan untuk pendidikan, konservasi, pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan edukasi dan diskusi bersama Badan Pengurus (BP) Geopark Bayah Dome: “Menjaga Warisan Bumi untuk Kesejahteraan Manusia” yang diikuti civitas akademika Universitas Setiabudhi Rangkasbitung (USBR), pada Kamis (17/09/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor USBR Iman Sampurna, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Samsu Bahri, Wakil Rektor II Yadi Hariyadi, Dekan FISIP USBR Tino Supriantino, jajaran dosen, serta para mahasiswa USBR.

Dalam kegiatan tersebut, Engkap Kapriadi menjelaskan mengenai potensi Geopark Bayah Dome sekaligus berbagai potensi kebencanaan yang terdapat di wilayah Kabupaten Lebak.

Menurutnya, pemahaman terhadap karakteristik geologi suatu wilayah menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Geopark tidak hanya berbicara mengenai keindahan bentang alam, tetapi juga menyimpan informasi mengenai sejarah pembentukan bumi yang perlu dipelajari, dilindungi, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Konsep geoheritage (warisan geologi) menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan Geopark Bayah Dome. Berbagai bentang alam, batuan, struktur geologi, serta fenomena kebumian di kawasan tersebut memiliki nilai ilmiah, edukatif, budaya, dan potensi pariwisata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

Baca Juga: Halson Nainggolan Resmi Jadi Sekda Lebak, Fokus Perkuat OPD dan Disiplin ASN

Selain aspek geologi, pembahasan juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana. Kabupaten Lebak memiliki karakteristik wilayah yang menghadirkan berbagai potensi ancaman kebencanaan sehingga pengetahuan mengenai kondisi geologi dan lingkungan perlu terus diperkuat, khususnya di kalangan generasi muda.

Keterlibatan perguruan tinggi dinilai penting dalam membangun literasi kebencanaan sekaligus memperkenalkan kekayaan geoheritage kepada mahasiswa. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kampus dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian warisan bumi.

“Geopark Bayah Dome pada akhirnya tidak hanya dipandang sebagai kawasan yang memiliki kekayaan geologi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang mempertemukan aspek konservasi, edukasi, budaya, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Engkap Kapriadi.

Menjaga warisan bumi berarti menjaga pengetahuan dan kekayaan alam untuk generasi mendatang. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan melibatkan masyarakat, potensi Geopark Bayah Dome diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak. (MIR)