Beranda Travel Alam Bupati Pandeglang Sebut Tanjung Lesung Sebagai Surga Tersembunyi

Bupati Pandeglang Sebut Tanjung Lesung Sebagai Surga Tersembunyi

978
Bupati Pandeglang Sebut Tanjung Lesung Sebagai Surga Tersembunyi
Menpar Arief Yahya Buka Festival Tanjung Lesung Sekaligus Groundbreaking Dive CenterBupati Pandeglang Irna Narulita memberikan sambutan pada acara peresmian Festival Pesona Tanjung Lesung 2017

PANDEGLANG, Pelitabanten.com – Ada banyak keindahan wisata alam di daerah Banten, khususnya wilayah Pandeglang. Selain Tanjung Lesung, ada juga kawasan wisata Pantai Carita, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Pulau Umang, dan masih banyak lagi keindahan lainnya yang patut diacungkan jempol, yang tidak kalah dengan daerah lain, seperti Bali dan Lobok.

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyebut Pantai Tanjung Lesung sebagai salah satu objek wisata unggulan di Banten, bahkan, Tanjung Lesung sempat disebut sebagai surga tersembunyi.

“Sekarang, tidak akan kita sembunyikan lagi, kita buka untuk umum,” ujar Irna di hadapan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Menteri Pariwisata Arief Yahya di acara peresmian Pesona Tanjung Lesung 2017. Jumat (22/9/2017).

Berkunjung ke Pantai Tanjung Lesung, para wisatawan akan dimanjakan dengan keindahan pasir pantai dan air laut yang jernih. Bahkan ada banyak keindahan bawah laut yang patut dinikmati oleh wisatawan lokal dan luar negeri.
Menurutnya, warga Kota Jakarta banyak menghabiskan waktu berlibur ke daerah Puncak Bogor. Kini dengan perencanaan pembangunan infrastruktur jalan Tol Serang-Panimbang, yang segera akan direalisasikan. Tidak mustahil Pantai Tanjung Lesung mempunyai magnet yang kuat untuk berwisata alam ke Tanjung Lesung bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga :  ICMI Orda Kota Tangerang Segera Menyambut Masyarakat Mandiri dan Kreatif

Karena itu, Irna berharap Menpar Arief sebagai perwakilan pemerintah pusat dapat memberi dukungan untuk pengembangan sektor pariwisata dengan pembangunan infrastruktur.

“Jumlah warga Jabodetabek ada 24 juta, sudah bosan ke Puncak, kenapa tidak ke Tanjung Lesung,” kata Irna