Calon Sekda Lebak Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Pengisi Jabatan

Samsu Bahri, M.Pd, Akademisi USBR, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Setiabudhi Rangkasbitung (USBR).
Samsu Bahri, M.Pd, Akademisi USBR, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Setiabudhi Rangkasbitung (USBR).

Oleh:
Samsu Bahri, M.Pd
Wakil Rektor III USBR (Universitas Setiabudhi Rangkasbitung)

LEBAK, Pelitabanten.com– Proses seleksi terbuka atau open bidding Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak menjadi momentum penting bagi masa depan birokrasi daerah. Pemerintah Kabupaten Lebak sendiri telah menyiapkan mekanisme seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Sekda yang saat ini menjadi salah satu posisi strategis dalam roda pemerintahan.

Sosok Sekda yang dibutuhkan Kabupaten Lebak saat ini bukan hanya pejabat yang memiliki pengalaman birokrasi panjang, tetapi juga figur yang berani melakukan terobosan demi percepatan pembangunan daerah.

Advertisement

Lebak membutuhkan Sekda yang mampu menjadi motor penggerak pemerintahan. Jangan hanya kuat secara administratif, tetapi juga harus memiliki keberanian mengambil langkah strategis untuk kemajuan daerah khususnya di Kabupaten Lebak.

Sebagaimana kita tahu peran Sekda dalam pemerintahan memiliki peran yang sangat strategis dimana sebagai pembantu kepala daerah dalam program pembangunan daerah. Kita melihat, Kabupaten Lebak sebagai daerah yang harus meninggalkan ketertinggalan terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan tentunya membutuhkan sosok dalam pemerintahan yang mampu melihat secara luas, menjabarkan dan melaksanakan serta mampu juga berani mengevaluasi hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat Lebak.

Untuk itu, dalam open bidding pejabat dalam hal ini adalah untuk mengisi kekosongan posisi di kursi strategis (amanah) tersebut harus berdasarkan pada point-point dengan standar sesuai kualifikasi kebutuhan.

Baca Juga: Menggugat Status Quo, Menuntut Meritokrasi Transisi Sekda Lebak 2026

Saya, percaya dalam open bidding Sekda di Kabupaten Lebak dibuka dengan seluas-luasnya bagi siapapun yang memenuhi kriteria sesuai persyaratan yang sudah ditetapkan. Siapapun yang terpilih sebagai Sekda, kita berharap itu yang terbaik dan mampu melaksanakan amanah sesuai amanat Undang-Undang dan peraturan serta kebutuhan masyarakat Kabupaten Lebak serta bersinergi dengan program pemerintah dalam mewujudkan program pembangunan nasional.

Ia menilai, tantangan Kabupaten Lebak ke depan semakin kompleks. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, posisi Sekda harus diisi oleh figur yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Proses open bidding harus berlangsung transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh aparatur yang memenuhi syarat. Menurutnya, masyarakat tentu berharap lahir pemimpin birokrasi yang dipilih berdasarkan kompetensi, bukan karena faktor kedekatan atau kepentingan tertentu.

Siapa pun yang terpilih nanti harus mampu membuktikan bahwa jabatan Sekda adalah amanah besar untuk melayani masyarakat, bukan sekadar posisi prestisius dalam birokrasi.

Sekda merupakan tangan kanan Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan. Oleh sebab itu, calon yang terpilih harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah menjadi program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok desa.

Masyarakat Lebak saat ini menginginkan birokrasi yang responsif, cepat, dan terbuka. Karena itu, Sekda mendatang harus menjadi simbol reformasi birokrasi yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Baca Juga: Penggiat Sosial dan Media Lebak Ahmad Syarif: Demi Kualitas, Bupati Lebak Perlu Jaring Banyak Nama Calon Sekda

Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi lahirnya pemimpin birokrasi yang mampu membawa semangat perubahan dan kemajuan bagi Kabupaten Lebak. (*)

Advertisement