GMNI Dorong Pemkab Lebak Tutup PT Pelangi Elasindo, Ini Penjelasannya

GMNI Dorong Pemkab Lebak Tutup PT Pelangi Elasindo, Ini Penjelasannya

LEBAK Pelitabanten.com – Dewan Pimininan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Banten mendorong Pemerintah Kabupaten Lebak agar menindak tegas PT Pelangi Elasindo yang ada di Citeras, Kecamatan Rangkasbitung. GMNI menilai perusahaan tersebut belum melengkapi perizinan.

“Kabarnya perusahaan PT Pelangi Elasindo perizinan dengan beroperasi itu berbeda, kalau memang benar berarti harus ditutup dan mereka melakukan perizinan hanya untuk Alat Tulis Kantor, sementara beroperasi berbeda yaitu untuk pabrik sepatu.”ucap Ketua DPD GMNI Provinsi Banten, Indra Patiwara kepada awak media, Selasa 7 November 2021.

Lanjut Indra, untuk menciptakan inevstasi yang sehat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD-red) jelas pihak perusahaan harus mengikuti aturan. Kata Indra, perusahaan wajib melengkapi perizinan yang memang belum lengkap.

“Tentu pemkab Labak harus bertindak tegas dalam menjalankan aturan terhadap pengusaha-pengusaha yang beriinvestasi di wilayahnya. Hal seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut agar tak diikuti oleh perusahaan lain.”beber Indra yang biasa disapa Bule.

Indra juga mempertanyakan tentang aktifitas perusahaan PT Pelangi Elasindo yang masih beroperasi. Menurut Indra, seandainya perusahaan tersebut belum lengkap dalam perizinan seharusnya tak diperbolehkan untuk beroperasi.

“Jadi dimana anggota dewan yang membidangi tentang perizinan perusahaan, kenapa perusahaan yang memang belum lengkap ko bisa beroperasi. DPRD Lebak harus tegas dalam mengawasi perusahaan-perusahaan yang belum berizin.”tutur Indra.

Sementara itu, manajemen PT Pelangi Elasindo, Muhdar mengaku pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dinas terkait.

“Waalaikumsalam, saat ini saya lagi koordinasi dan minta arahan apa aja yang perlu di buat, kalo memang belum pernah urus izinnya. Kami akan lakukan perbaikan dan urus ulang sesuai apa yg di arahkan oleh DPMPTSP Lebak”.tutur Muhdar.