Jelang Penilaian Kota Sehat, Walikota Minta Evaluasi Dari seluruh SKPD

Jelang Penilaian Kota Sehat, Walikota Minta Evaluasi Dari seluruh SKPD
Jelang Penilaian Kota Sehat, Pemkot Bersama FKTS Lakukan Evaluasi. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

, Pelitabanten.com ; Jelang Penilaian Kota Sehat, Walikota Minta Evaluasi Dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang.

Walikota Arief R. Wismansyah didampingi Ketua Kota Tangerang Hj. Siti Rochayah, Kepala Kota Tangerang Said Endrawiyanto, Kepala Liza Puspadewi melakukan Pemantapan Lokus Kota Sehat Tahun 2019, pada Selasa (3/9/2019) pagi.

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang tersebut, Wali Kota meminta adanya evaluasi dari seluruh SKPD terkait dengan kecamatan dan kelurahan dalam mewujudkan Kota Sehat.

“Evaluasi persiapan Kota Sehat memang masih ada beberapa catatan dan kita sebagai pemerintah dapat masukan dari kelompok masyarakat FKTS,” jelasnya.

Dalam Rapat Arief Meminta Evaluasi Dari Seluruh SKPD Terkait. Foto Pelitabanten.com (Dok.Ist)

Lewat evaluasi hari ini, Arief berkomitmen bahwa pemerintah wajib mendorong agar masyarakat bisa memperbaiki lingkungannya untuk menjadi lebih bersih, sehat, nyaman.

Baca Juga:  Aksi Menegangkan Dibalik Kesaksian Korban Bom Sarinah Asal Tangerang

Makanya sekarang mau ditingkatkan lagi, kita kemarin sudah dapat laporannya. Ada laporan versi SKPD dan ada laporan versi kelompok masyarakat FKTS, ini kita sinkronkan,” tutur Wali Kota.

Beberapa laporan yang masuk, mulai dari kebersihan sungai, kebersihan lingkungan seperti saluran air dan juga Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) menjadi catatan Arief.

“Contohnya ada laporan sungai yang banyak sampah, nanti kita bersihkan. Ada juga laporan masalah kebersihan lingkungan, itu bisa diatasi dengan gotong royong kerja bakti,” ungkapnya.

“Kalau TPS coba nanti teman-teman buatkan atau ajak pengembang perumahan untuk menyediakan. Serta daur ulang sampah yang jadi kompos, saya sudah uji coba pengolahan sampah yang dalam dua hari sudah bisa jadi kompos, biar nanti direplikasi ke rumah-rumah ,” lanjut Arief.

Penyelenggaraan Kota Sehat menurut Arief, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan kesehatan masyarakat secara utuh, untuk meningkatkan sumber manusia.

Baca Juga:  Sambut HUT NKRI ke-72, Warga Poris Plawad Percantik Gapura dan Lukisan Dinding

“Jangan habis penilaian balik lagi. Itu harus dijaga. Supaya uang yang kita terima dari masyarakat balik lagi untuk mereka,” tandasnya.