Pelitabanten.cpm – Diera digital sekarang ini yang berkembang begitu cepat. Peran guru tidak hanya berkutat dengan kapur dengan papan tulis dan buku teks mungkin masih ada, namun sekarang harus bersanding dengan layar sentuh yang selalu menghiasi setiap hari dimata mereka.
Ditengah-tengah perubahan ini hadir sebuah tantangan baru, mengajar generasi z, generasi yang dengan smartphone ditangan dan informasi diujung jari
Generasi Z adalah mereka yang lahir di dunia yang sudah terkoneksi internet. Mereka terbiasa dengan informasi instan, berpikir cepat, dan menyukai hal-hal visual serta interaktif. Video berdurasi 30 detik bisa lebih menarik perhatian mereka daripada ceramah satu jam.
Mereka juga berani berpendapat, kritis, dan ingin tahu alasan di balik setiap hal.Namun, dibalik kecepatan mereka, Generasi Z juga membutuhkan bimbingan dalam menentukan informasi dan mengelola emosi.
Oleh karena itu peran guru sangat penting, bukan hanya berperan sebagai pengajar, akan tetapi sebagai pembimbing kehidupan.
Guru yang ada pada abad modern ini tidak hanya cukup menguasai materi, mereka perlu beradaptasi dengan teknologi dan memahami bahasa generasi digital. Pembelajaran sekarang tidak tersekat oleh dinding, duduk manis menghadap papan tulis, namun dengan teknologi saat ini siswa bisa belajar lewat media yang menjamur. Akan tetapi yang paling penting adalah guru tetap menjadi jembatan antara pengetahuan dan nilai kemanusiaan.
Teknologi memang membantu, tapi tidak bisa menggantikan sentuhan empati seorang guru. Senyum yang tulus, nasihat disaat siswa putus asa, dan keteladanan dalam sikap — hal-hal sederhana inilah yang melekat di hati mereka. Oleh karena itu peran guru tidak bisa digantikan dengan teknologi yang meleset sering dengan generasi Z.
Dihari yang bersejarah ini, momentum peringatan hari guru nasional yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat.” Mengisyaratkan guru memiliki peran yang fundamental dalam memajukan negeri ini.
Peringatan Hari Guru Nasional, sebagai momentum untuk bahan perenungan untuk terus meningkatkan kuantitas dan kualitas dalam memberikan pembelajaran yang berbasiskan karakter dan teknologi yang semakin pesat berkembang, karena dihadapkan pada generasi yang makin canggih dalam berpikir, semakin modern dalam ilmu pengetahuan, tentunya guru harus terus berpacu dengan zaman yang tidak berhenti untuk menunggu.
Di hari yang bersejarah ini, marilah kita jaga identitas sebagai pendidik dalam menyajikan konsep pembelajaran yang terbaik untuk seluruh anak didik kita, karena setiap hari kita berhadapan dengan mereka.
Penulis: Abdul Gopur Firmansyah
