
LEBAK, Pelitabanten.com— Upaya memperkuat deteksi dini dan penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC) terus dilakukan di wilayah Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten. Salah satunya melalui kegiatan Tracking TBC Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar masyarakat di sejumlah desa, pada Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Mekarjaya, Desa Jatake, Desa Sogong, Desa Sindangratu, Desa Panggarangan, Desa Hegarmanah, Desa Sukajadi, Desa Situregen, Desa Cimandiri, dan Desa Cibarengkok, Kecamatan Panggarangan.
Kegiatan ini turut melibatkan Lenny Fariddah selaku narasumber, serta Rochmat Pujiraharjo dan Rina Mayasari dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dan Kepala Puskesmas Panggarangan Mamat Zaeni Ismatullah. Sementara pelaksanaan di tingkat wilayah turut didukung oleh jajaran Puskesmas Panggarangan.
Koordinator Perawat Puskesmas Panggarangan, Encep Suprayoga, mewakili Kepala Puskesmas Mamat Zaeni Ismatullah menjelaskan bahwa tracking TBC tersebut diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan sekaligus mendeteksi kemungkinan kasus TBC sejak dini.
“Jadwal kegiatan tracking dimulai dari 1 Oktober sampai 28 Oktober 2026,” ujar Encep Suprayoga yang juga sebagai Tim Tracking TBC Terintegrasi CKG.
Menurut Encep, kegiatan tersebut awalnya menargetkan sekitar 100 orang peserta. Namun, antusiasme masyarakat ternyata jauh melampaui target yang telah ditentukan.
Baca Juga: Dampak Kebakaran Hutan terhadap Kesehatan Manusia
“Meski targetnya 100 orang, kenyataannya yang mendaftarkan diri untuk tracking TBC terintegrasi CKG lebih dari 100 orang. Pendaftarannya bahkan membludak dan bisa mencapai kisaran 150 orang,” ungkapnya.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan adanya kesadaran masyarakat Panggarangan terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan, khususnya dalam mendeteksi TBC secara lebih awal.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mengenali gejala TBC, melakukan pemeriksaan apabila memiliki keluhan atau faktor risiko, serta mengikuti proses penanganan sesuai arahan tenaga kesehatan.
Pelaksanaan tracking TBC terintegrasi CKG di Kecamatan Panggarangan menjadi salah satu langkah kolaboratif antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam memperkuat upaya deteksi dini TBC. Dengan tingginya partisipasi warga, kegiatan ini diharapkan dapat membantu menemukan kasus secara lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (MIR)













