Tim CKG Puskesmas Cisungsang Totalitas Telusuri Kesehatan Warga, Rela Menginap di Desa Berbatasan Kabupaten Sukabumi 

Tracing TBC Terintegrasi CKG di Desa Sinargalih, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (07/10/2026).
Tracing TBC Terintegrasi CKG di Desa Sinargalih, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (07/10/2026).

LEBAK, Pelitabanten.com— Tim Koordinator Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) Puskesmas Cisungsang, Kabupaten Lebak, terus melakukan penelusuran kesehatan masyarakat secara optimal, termasuk menyambangi wilayah dengan medan sulit dan jarak yang cukup jauh, pada Rabu (07/10/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Puskesmas Cisungsang, Jajang Helmi Nurhuda, mengatakan seluruh tim bekerja dengan totalitas untuk memastikan program CKG benar-benar dapat dirasakan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah pelosok dan sulit dijangkau.

Menurutnya, kondisi geografis dan jarak tempuh yang jauh tidak menjadi alasan bagi petugas untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, sejumlah petugas harus menginap di desa untuk memaksimalkan proses penelusuran kesehatan.

“Perjuangan tim CKG Puskesmas Cisungsang demi memastikan program CKG betul-betul dirasakan masyarakat. Medan yang sulit dan jarak yang relatif jauh tidak menjadi hambatan, bahkan petugas sampai harus menginap di desa-desa yang jauh dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Sukabumi. Contohnya seperti Desa Sinargalih, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak,” ujar Jajang.

Ia menjelaskan, upaya tersebut dilakukan agar masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan tetap mendapatkan akses pemeriksaan melalui program CKG. Petugas tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi turut melakukan penelusuran secara langsung ke wilayah tempat tinggal warga.

Jajang menilai keterlibatan aktif petugas di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung deteksi dini berbagai masalah kesehatan, khususnya TBC. Dengan penelusuran yang dilakukan secara langsung, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan memperoleh tindak lanjut apabila ditemukan indikasi atau faktor risiko penyakit.

Baca Juga: 188 Warga Antusias Ikuti Tracking TBC Terintegrasi CKG di PKM Cigemblong

Semangat dan totalitas tim Puskesmas Cisungsang tersebut sekaligus menunjukkan bahwa akses pelayanan kesehatan harus terus diperluas hingga ke masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

Melalui Tracing TBC Terintegrasi CKG, Puskesmas Cisungsang berkomitmen memberikan pelayanan secara maksimal agar program kesehatan tidak hanya menjangkau masyarakat di wilayah yang mudah diakses, tetapi juga warga di pelosok Kabupaten Lebak.

“Saat ini kami baru melaksanakan kegiatan Tracing TBC Terintegrasi CKG barulah 55% dari data yang ada di PKM Cisungsang. Totalitas ini akan terus kami capai untuk mencapai kesempurnaan,” pungkasnya. (MIR)