
PANDEGLANG, Pelitabanten.com — Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Tasyakuran Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Senin (28/9/2026), sekaligus menyerap aspirasi nelayan terkait perbaikan dermaga dan penanganan pendangkalan muara. Dalam kesempatan itu, Andra juga menyampaikan sejumlah program pemerintah yang ditujukan untuk mendukung kesejahteraan dan keselamatan nelayan.
Menurut Andra pada 28 September 2026, kebutuhan perbaikan dermaga dan penanganan pendangkalan muara menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan nelayan Sidamukti. Kondisi tersebut berkaitan dengan aktivitas nelayan, terutama fasilitas pendukung kegiatan melaut.
Andra mengatakan pemerintah terus mengarahkan program prioritas untuk meningkatkan taraf hidup kelompok nelayan. Dukungan yang disampaikan mencakup Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan Merah Putih, bantuan premi asuransi kecelakaan kerja, jaminan BPJS Kesehatan, serta penyediaan alat pelacak posisi kapal, sebagaimana disampaikan Pemprov Banten pada 28 September 2026.
“Berbagai program prioritas terus diarahkan agar taraf hidup dan martabat kelompok nelayan semakin terangkat.” — Andra Soni, Gubernur Banten, 28 September 2026.
Salah satu dukungan yang diterima nelayan berupa bantuan premi BPJS Ketenagakerjaan. Tadi Rustadi (35), nelayan Sidamukti, mengatakan pada 28 September 2026 bahwa jaminan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa lebih aman ketika bekerja mencari nafkah di laut.
Di sisi lain, Tasyakuran Laut tetap dipertahankan masyarakat Sidamukti sebagai bagian dari kearifan lokal. Pemprov Banten pada 28 September 2026 menyebut tradisi tersebut menjadi momentum menjaga budaya sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat pesisir, dengan kehadiran nelayan dari wilayah Labuan dan Panimbang.
Baca Juga: Pemprov Banten Dorong Penataan SJUT Terintegrasi
Tradisi tersebut juga disebut berlangsung secara berkala. Tadi Rustadi dalam laporan pada 28 September 2026 menyebut Tasyakuran Laut digelar dua tahun sekali dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat nelayan Sidamukti.
Perhelatan di TPI Sidamukti akhirnya mempertemukan dua kebutuhan masyarakat pesisir: mempertahankan tradisi dan menyampaikan persoalan yang dihadapi nelayan. Aspirasi mengenai dermaga dan pendangkalan muara menjadi catatan pemerintah, sementara Tasyakuran Laut tetap menjadi ruang kebersamaan masyarakat pesisir.













