Simak Kelonggaran Aktifitas Masyarakat Kota Tangerang Dimasa PPKM Level 3

Simak Kelonggaran Aktifitas Masyarakat Kota Tangerang Dimasa PPKM Level 3
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengungkapkan terkait kelonggaran – kelonggaran aktifitas masyarakat dalam masa pandemi sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021.

Arief menerangkan Pemerintah Kota Tangerang tetap melaksanakan Intruksi Mendagri terkait PPKM Level 4, 3, 2 dan Level 1 dalam tatanan implementasinya.

“Untuk Aglomerasi Jabodetabek khususnya Kota Tangerang saat ini berada di Level 3 PPKM, kelonggarannya antara lain tempat olahraga sudah diizinkan maksimal 50 persen dari kapasitas, Mall juga usia dibawah 12 tahun sudah boleh diperkenankan dengan pengawasan ketat orang tua,” kata Arief di temui di Puspemkot Tangerang usai menerima kunjungan Bupati Pandeglang Irna Narulita. Rabu, (6/10/2021).

“Walau sudah ada kelonggaran kita harus tetap waspada dan hati – hati sehingga kasus Covid-19 di Kota Tangerang terus kita kendalikan bersama masyarakat,” ujarnya.

Namun untuk fasilitas publik, seperti taman – taman yang ada di Kota Tangerang masih belum diperbolehkan untuk dibuka untuk mengindari penyebaran Covid-19

“Untuk fasilitas publik belum kami buka, kami masih waspada terhadap kerumunan di taman – taman, kami sedang persiapkan aplikasi Peduli Lindungi kalau misalnya sudah kita buka,” ungkap Arief

Selain itu, Arief juga menjelaskan terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Tangerang masih dilakukan bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP), itupun masih dengan pengawasan ketat dan dibentuknya satgas di setiap kelasnya.

“Kami masih menyelesaikan evaluasi bagi SMP, kami matangkan dulu, kita masih mendorong pelaksanaan belajar mengajar untuk SD melalui virtual, sambil kita evaluasi secara epidemologi masalah PTM untuk SMP,” jelas Arief

Lebih lanjut, Arief menuturkan capaian vaksinasi untuk siswa atau remaja di Kota Tangerang sudah mencapai 50,01% dari total 178 ribu jiwa sudah 90 ribu jiwa yang sudah divaksin.

“Kami terus melakukan swiping vaksinasi untuk siswa karena mereka juga ada yang masuk kedalam data Pcare kota lain,” tukas Arief.