News Jelang Musda, Eks Ketua KNPI Kota Tangerang Tegaskan Tidak Ada Dualisme

Jelang Musda, Eks Ketua KNPI Kota Tangerang Tegaskan Tidak Ada Dualisme

Jelang Musda, Eks Ketua KNPI Kota Tangerang Tegaskan Tidak Ada Dualisme
PENYERAHAN SK: Ketua DPK KNPI Kecamatan Cipondoh Menyerahkan SK Kepada Steering Committee (SC). Kamis, (2/9). Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

, Pelitabanten.com – Perhelatan Musyawarah Daerah () akan segera di gelar, namun sebelum melakukan Musda para pengurus DPD KNPI kota Tangerang akan menggelar Rapat Pimpinan Daerah () pada Sabtu, 4 September 2021 untuk menentukan Musda tersebut.

 

Namun beredar kabar ada kubu yang sengaja memunculkan dualisme kepemimpinan KNPI di Kota Tangerang.

Munculnya kubu dualisme tersebut, ditolak tegas oleh para tokoh Kota Tangerang termasuk para (Eks) Ketua KNPI kota Tangerang.

Ketua MPI KNPI Kota Tangerang Rusdi Alam menegaskan, munculnya dualisme KNPI di Kota Tangerang itu tidak benar. Sebab sedari awal, kepengurusan KNPI Kota Tangerang tidak ada yang terpecah belah dan bahkan sangat solid.

“Menanggapi adanya kubu yang akan mengadakan dualisme, saya tegaskan bahwa KNPI sebagai wadah para pemuda di Kota Tangerang tidak boleh terpecah belah. Artinya, kepemimpinan KNPI di Kota Tangerang hanya satu dan tidak boleh ada dualisme,” tandasnya saat ditemui di gedung DPD KNPI kota Tangerang, Kamis (2/9/2021).

Baca Juga:  Jerry Massie Ungkap Empat Figur Muda Layak Dampingi Jokowi

Rusdi yang juga mantan ketua DPD KNPI Kota Tangerang 2015 – 2018 menambahkan, saat ini KNPI Kota Tangerang sedang melakukan persiapan melakukan Rapimda dan Musda. Maka munculnya kubu yang menyatakan tim karateker, tidak dibenarkan dan KNPI kota Tangerang tidak pernah ada dualisme.

“Saya juga mendengar adanya uang pendaftaran Rp 10 juta untuk mendaftar menjadi ketua KNPI yang dibuka oleh tim karateker, itu tidak benar atau hoax. Karena, yang ingin mencalonkan diri untuk jadi ketua KNPI Kota Tangerang tidak ada dikenai biaya,” tuturnya.

Sementara itu, Ibrohim mantan ketua KNPI Kota Tangerang periode 2012 – 2015 menjelaskan, biar bagaimanapun, KNPI hanya satu tidak ada dua dan tidak ada KNPI yang lain. Karena, memang itu bukan sifat yang ditonjolkan oleh KNPI.

“Kita tidak menampilkan egosentrisme, tetapi kita lebih memunculkan persatuan pemuda. Karena, sejak dulu lembaga KNPI adalah tempat pemuda menyalurkan kreativitas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Berikan Pelayanan, Sat Binmas polsek jatiuwung Laksanakan Giat Sentra Pelayanan Masyarakat

Sementara mengenai persiapan Rapimda, Ketua Steering Committee (SC) Riyan Erlanga menjelaskan, peserta yang sudah menyerahkan Surat Keputusan (SK) sudah sebanyak 32 baik dari DPK ataupun .

“Bagi yang belum menyerahkan SK, masih ditunggu sampai besok malam Jum’at 3 September 2021. Jika memang, tidak menyerahkan SK sampai batas waktu yang ditetapkan, maka kepesertaan saat MUSDA akan bermasalah,” ujarnya.