PANDEGLANG, Pelitabanten.com– Skandal memalukan mengguncang lembaga terhormat DPRD Pandeglang. Di tengah hiruk-pikuk janji perlindungan rakyat, oknum anggota DPRD Pandeglang yang berinisal RF dari Fraksi Partai PKS dapil III justru diduga kuat terlibat dalam jaringan pinjaman online yang mencekik kaum perempuan. Tak hanya itu, tudingan kekerasan terhadap perempuan pun mencuat, menambah kelam potret wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan, pada Rabu (26/03/2025).
Dalam unggahan instagram yang di tenggarai sebagai korban dengan akun @meysinputri menceritakan betapa biadabnya perlakuan terduga pelaku tersebut.
Ketua DPC GMNI Pandeglang Bung Hata mengutuk keras atas tindakan tak terpuji tersebut. Di tengah hiruk-pikuk janji perlindungan rakyat, oknum anggota dewan justru diduga kuat terlibat dalam jaringan pinjaman online ilegal yang mencekik kaum perempuan. Tak hanya itu, tudingan kekerasan terhadap perempuan pun mencuat, menambah kelam potret wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan.
“Atas kejadian tersebut kami menuntu Pengusutan tuntas dan transparan, Aparat penegak hukum harus bertindak cepat dan
tegas, membongkar jaringan pinjol ilegal dan mengungkap keterlibatan oknum anggota DPRD Pandeglang,” ungkapnya.
Bung Hata juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi korban. Negara harus hadir memberikan perlindungan dan
pendampingan bagi para korban kekerasan dan jeratan pinjol, memastikan hak-hak mereka dipulihkan.
“Sanksi tegas bagi pelaku: Jika terbukti bersalah, oknum anggota DPRD Pandeglang harus dihukum seberat-beratnya, tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Hingga berita dilansir, awak media belum bisa menghubungi pimpinan DPRD Pandeglang untuk meminta keterangan atas kejadian ini. (MIR)
