
LEBAK, Pelitabanten.com— Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) meminta jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarsari meningkatkan patroli malam di sejumlah wilayah yang dinilai rawan, sebagai langkah preventif untuk meminimalisir potensi tindak kejahatan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, pada Selasa (22/09/2026).
Permintaan tersebut disampaikan oleh Jatna Sihab, Demisioner Ketua GMNI Komisariat FISIP Universitas Setiabudhi Rangkasbitung, sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi keamanan di lingkungan masyarakat, khususnya pada malam hari ketika aktivitas warga mulai berkurang dan sejumlah ruas jalan maupun kawasan permukiman relatif sepi.
“Patroli malam dinilai penting tidak hanya untuk merespons laporan setelah terjadi gangguan keamanan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya peluang bagi pelaku kejahatan”, ujar Jatna.
Jatna, Aktivis GMNI juga mendorong agar patroli dilakukan secara berkala dengan menyasar titik-titik yang dianggap rawan, termasuk ruas jalan yang minim penerangan, kawasan permukiman, serta lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Lokasi Wilayah Desa Bojongjuruh, Kertarahayu, Kerta, Kertaraharja, dan wilayah yang minim penerangan merupakan wilayah yang rawan terhadap tingkat kejahatan. Dari langkah Polsek bisa mengajak Linmas dan Poldes untuk bergerak bersama-sama menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Selain patroli kepolisian, masyarakat juga diharapkan turut berperan menjaga keamanan lingkungan melalui komunikasi dan koordinasi dengan aparat setempat. Sistem keamanan lingkungan dapat diperkuat melalui peran aktif masyarakat, RT/RW, tokoh pemuda, dan unsur lainnya.
Baca Juga: Respon Cepat, Polsek Panggarangan Polres Lebak Amankan Pelaku Curanmor
“Patroli malam penting dilakukan sebagai langkah pencegahan. Kehadiran polisi di lapangan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang terjadinya tindak kejahatan,” tutur Jatna, aktivis GMNI.
Dorongan tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama agar keamanan dan ketertiban di wilayah Banjarsari tetap terjaga, terutama pada jam-jam rawan malam hari. (MIR)













