Dindik Kota Tangerang Larang Keras Sekolah Swasta Naikkan Biaya SPP

Dindik Kota Tangerang Larang Keras Sekolah Swasta Naikkan Biaya SPP
Helmiati, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Tangerang, saat dihubungi melalui sambungan telepon. Kamis, (8/7). Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang melarang keras, Sekolah Swasta (SD dan SMP) yang ada di Kota Tangerang untuk menahan ijazah siswa, termasuk menaikan biaya SPP, Uang Bangunan dan berbagai uang Kegiatan agar dikurangi.

Kebijakan itu dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan sebab dimasa pandemi saat ini, dan kota Tangerang sedang tidak baik-baik saja semua berimbas pada sulitnya ekonomi masyarakat.

“Kebijakan ini kita keluarkan karena memang kondisi ekonomi masyarakat lagi sulit mengingat banyak yang terimbas pandemi,” ujar Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Helmiati saat dihubungi melalui sambungan telepon. Kamis, (8/7/2021).

Lebih jauh Helmiati juga menyampaikan, bahwa pihaknya juga akan menindak tegas Sekolah Negeri maupun Swasta yang melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama pandemi Covid-19 sekarang, sampai ada aturan yang mengizinkan pemberlakuan PTM.

“Kami sudah bikin surat pemberitahuan ke sekolah-sekolah baik yang negeri maupun swasta, selain juga kami sampaikan lewat berbagai pertemuan dengan perwakilan sekolah yang dilakukan secara daring,” paparnya.

Helmiati juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak segan untuk memberikan sanksi kepada sekolah yang tidak mengindahkan surat tersebut.

“Bagi sekolah negeri kita akan berikan sanksi administratif sesuai aturan yang berlaku, bagi sekolah swasta kita akan evaluasi izin operasional termasuk insentif dan BOP. Sedang untuk RA, MI dan MTS baik Negeri maupun Swasta kita akan evakuasi BOP dan Insentifnya juga,” jelasnya.

Disinggung soal sekolah swasta yang kurang pemasukan sebagai dampak dari kebijakan yang dilakukannya saat ini, Helmi menegaskan bahwa pihak sekolah harusnya bisa lebih berempati dengan kondisi masyarakat.

“Ini kan sekarang kegiatan banyak yang dilakukan secara daring atau online pastinyakan operasional sekolah juga berkurang, pengeluarannya juga harusnya berkurang,” ujarnya.

“Ya kalau alasan pemasukan kurang terus mau naikin SPP atau yang lain itu enggak masuk akal, mengingat operasional sekolah juga berkurang,” tegasnya.