
Pelitabanten.com – Kebutuhan transportasi massal yang efisien, aman, dan ramah kantong di Kota Tangerang kini semakin mudah diakses masyarakat. Melansir informasi resmi dari Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) serta PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG), integrasi antarmoda terus diperkuat guna menghubungkan kawasan permukiman, sentra ekonomi, hingga simpul transit antarkota.
Kehadiran armada perkotaan modern berpendingin udara (AC) dengan skema pembayaran non-tunai menjadi bukti komitmen transformasi layanan publik di wilayah berjuluk Kota Benteng ini.
Ragam Pilihan Angkutan Umum di Kota Tangerang
Bagi warga lokal maupun pendatang yang ingin bepergian tanpa kendaraan pribadi, Kota Tangerang menyediakan empat pilar transportasi utama:
- BRT Trans Kota Tangerang (Bus Tayo): Bus rapid transit berkapasitas sedang dengan fasilitas AC penuh yang melayani koridor-koridor utama antarkecamatan dan menghubungkan titik transit penting seperti Bandara Soekarno-Hatta serta Terminal Poris Plawad.
- Angkot Si Benteng: Angkutan pengumpan (feeder) modern ber-AC dengan pintu otomatis yang menjangkau jalan-jalan lingkungan dan kawasan perumahan padat.
- Bus Wisata Jawara (Jalan-Jalan Wisata Rakyat Tangerang): Bus khusus rekreasi gratis untuk berkeliling menikmati sudut cagar budaya dan ruang terbuka hijau kota.
- Angkutan Kota (Angkot) Konvensional: Armada reguler yang dikelola operator lokal di bawah naungan Organda Kota Tangerang untuk melayani trayek antarterminal dan pasar tradisional.
Jadwal Operasional Transportasi Kota Tangerang
Ketepatan waktu dan kepastian jadwal menjadi perhatian utama pengelola transportasi perkotaan. Berikut jadwal operasional harian yang berlaku:
- Bus Tayo: Beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 19.00 WIB dengan waktu tunggu antarbus (headway) berkisar antara 10–15 menit pada jam sibuk.
- Angkot Si Benteng: Melayani rute lingkungan setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 19.00 WIB.
- Angkot Konvensional: Beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB, dengan beberapa trayek padat seperti koridor Daan Mogot dan Pasar Anyar beroperasi hingga larut malam.
Bus Wisata Gratis: Menikmati Kota dengan Bus Jawara
Untuk kebutuhan rekreasi edukatif dan keluarga, Pemkot Tangerang mengoperasikan Bus Jawara yang dapat dinikmati masyarakat secara cuma-cuma (Rp0).
Bus wisata berdesain semi-terbuka ini memfasilitasi pelancong menjelajahi sejumlah ikon populer Kota Tangerang, antara lain:
Baca Juga: Bayar Pajak Motor Banten Online Lewat HP, Cepat & Praktis
- Pusat Pemerintahan dan Taman Elektrik
- Masjid Raya Al-A’zhom
- Kawasan Cagar Budaya dan Kuliner Pasar Lama
- Taman Potret, Taman Bambu, dan Taman Kunci
Titik kumpul dan keberangkatan utama Bus Jawara berada di area Taman Elektrik Puspemkot Tangerang, terutama saat akhir pekan atau hari libur nasional.
Daftar Tarif Resmi Angkutan Umum dan Angkot 01 Tangerang
Berdasarkan regulasi penetapan tarif transportasi massal perkotaan Pemkot Tangerang dan koordinasi bersama Organda, berikut struktur tarif resmi yang berlaku:
| Moda Transportasi | Pengelola / Regulasi | Metode Pembayaran | Besaran Tarif |
| Bus Tayo (BRT) | PT TNG / Dishub | Non-Tunai (QRIS & Kartu Uang Elektronik) | Rp2.000 (Flat/Jauh-Dekat) |
| Angkot Si Benteng | PT TNG / Dishub | Non-Tunai (QRIS & Kartu Uang Elektronik) | Rp2.000 (Flat/Jauh-Dekat) |
| Bus Wisata Jawara | Pemkot Tangerang | Bebas Biaya | Gratis (Rp0) |
| Angkot 01 / R01 (Reguler) | Organda / Dishub | Tunai (Cash) | Rp4.000 – Rp6.000 (Umum)
Rp3.000 – Rp4.000 (Pelajar) |
Untuk trayek angkutan konvensional 01 atau R01 (relasi Jatake/Bitung – Terminal Cimone/Pasar Anyar), tarif umum berkisar antara Rp4.000 untuk jarak dekat hingga batas atas Rp6.000 untuk rute penuh, sementara tarif khusus pelajar dipatok rata-rata Rp3.000 hingga Rp4.000.
Penumpang angkutan massal Bus Tayo dan Si Benteng diimbau untuk selalu memastikan saldo uang elektronik atau dompet digital mencukupi sebelum melakukan pemindaian (tap/scan) pada perangkat pembayaran di dalam armada.













