TANGERANG, Pelitabanten.com —
Menyambut Hari Bumi 2025, Sekolah Alam Tangerang (SAT) menggelar kegiatan bertajuk “Tebar 1001 Pohon” sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan serentak pada Senin, 21 April 2025, di lingkungan sekolah dan di rumah masing-masing siswa.
Dalam program ini, para siswa membagikan pohon hasil tanam mereka sendiri kepada warga sekitar. Tanaman-tanaman tersebut telah dirawat secara mandiri oleh para siswa sejak masih berupa bibit, melalui proses menyiram, memupuk, hingga memantau pertumbuhan sehari-hari. Jenis tanaman yang dibagikan pun beragam, sebagian besar merupakan tanaman produktif, mendukung upaya ketahanan pangan nasional yang tengah digalakkan pemerintah.
Kepala Sekolah SD Alam Tangerang, Sutarno, S.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran pentingnya menjaga bumi sejak usia dini.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga bumi dengan menanam pohon di setiap rumah, agar kualitas udara tetap terjaga. Selain itu, ini juga mendukung program pemerintah terkait cinta lingkungan dan ketahanan pangan nasional,” ujar Sutarno.
Kegiatan “Tebar 1001 Pohon” menjadi bagian dari rangkaian SATFest 2025, festival tahunan yang merayakan kreativitas, karya, dan semangat peduli lingkungan dari seluruh warga sekolah. Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar tentang pelestarian lingkungan, tetapi juga membangun hubungan sosial dengan masyarakat sekitar melalui aksi berbagi pohon.
Warga sekitar menyambut hangat pembagian pohon ini. Banyak yang mengapresiasi inisiatif para siswa dan sekolah dalam menumbuhkan budaya cinta lingkungan. Suasana penuh kehangatan dan harapan pun terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
“Semoga langkah kecil ini memberikan dampak besar terhadap bumi kita dan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” harap Sutarno di akhir sambutannya.
Dengan semangat “Harmoni Alam, Harmoni Kehidupan”, Sekolah Alam Tangerang terus berkomitmen menumbuhkan generasi yang peduli terhadap lingkungan dan masa depan bumi. (Baqi Maulana Rizqi)