Rumah Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Matahati Adiksi Indonesia Pengabdianku

Rumah Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Matahati Adiksi Indonesia Pengabdianku
Kunjungan Wakil Wali Kota Tangsel ke Rumah Rehabilitasi Matahati Adiksi Indonesia. Foto Pelitabanten.com (Ist)

TANGERANG SELATAN, Pelitabanten.com – Yayasan Matahati Adiksi Indonesia adalah rumah rehabilitasi bagi para korban pecandu narkotika, rumah rehabilitasi ini Beralamat terletak di Jalan Depag No 75A Bambu Apus, Pamulang Kota Tangerang Selatan, Sabtu (24/12/2022).

Rumah rehabilitasi yang didirikan pada Juni 2021 lalu, terlihat dikunjungi oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan. menjadi sebuah gagasan yang mempunyai nilai manfaat bagi masyarakat luas.

General Manager Matahati Adiksi Indonesia, Winny Septiana mengungkap bahwa rumah rehab itu menjadi tempat pengabdiannya.

“Ini adalah tempat pengabdianku dimana secara rutin Yayasan Matahati Adiksi Indonesia mendapatkan asistensi dari BNNK Kota Tangerang Selatan untuk meningkatkan standar pelayanan bagi para klien sesuai dengan standarisasi yang berlaku,” kata Winny.

“Yayasan Matahati Adiksi Indonesia menjadi satu-satunya Rumah Rehabilitasi Narkoba Swasta di Provinsi Banten yang menjadi rujukan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten,” tambahnya.

Sementara Imam Mahendra selaku pendiri Rumah rehabilitasi, memiliki perhatian pada persoalan bahaya narkoba di negeri ini khususnya di Kota Tangerang Selatan, Banten.

“Ya saya memang sangat konsen pada generasi penerus bangsa agar bersih dari Narkoba serta rumah rehabilitasi adalah impian terakhir saya,” ucap Imam.

Disisi lain, Wakil Walikota Tangerang Selatan memberikan apresiasi kepada Imam Mahendra karena telah ikut membantu pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menangani persoalan narkoba yang begitu mengancam.

Menurut Pilar, Imam Mahendra juga merupakan staf khusus Walikota Bidang Inovasi, Kreatifitas dan Pariwisata, tentunya mempunyai kedekatan dengan banyak komunitas anak muda yang rawan akan ancaman menjadi korban penyalah guna narkoba.

“semoga yayasan ini bisa menjadi wadah alternatif bagi masyarakat untuk menjawab tantangan dalam pemberantasan Narkoba,” kata Pilar.