News Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang dan Hujan di Tangerang, Ini Reaksi Cepat...

Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang dan Hujan di Tangerang, Ini Reaksi Cepat Pemkot

Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang dan Hujan di Tangerang, Ini Reaksi Cepat Pemkot
BPBD Kota Tangerang Bergerak Cepat Bersihkan Ruas Jalan Tertimpa Pohon Tumbang Saat Angin Kencang Melanda. Kamis, (23/12). Foto Pelitabanten.com

, Pelitabanten.com – Hujan lebat disertai angin kencang baru saja melanda Kota , hingga mengakibatkan sejumlah , Kamis (23/12/2021).

Reaksi cepat penanganan, ratusan petugas gabungan langsung menyebar ke sejumlah titik kejadian.

Kabid Kedaruratan dan Logistik , Gufron Falfeli mengungkapkan data yang masuk ke Pusdal BPBD ada tujuh lokasi pohon tumbang yang terjadi. Diantaranya, Jalan Kali Pasir, Jalan Sudirman depan Bale Kota, dan titik terparah ada di Jalan A Damyati.

“Jalan Kali Pasir ada tiga korban luka ringan, informasinya sudah dalam penanganan Puskesmas terdekat. Terparah di Jalan A Damyati depan Gor Kota Tangerang dua mobil pribadi tertimpa, namun korban selamat keluar sebelum pohon menimpa,” ungkap Gufron, ditengah-tengah penanganan.

Ia pun mengungkapkan, penanganan di Jalan A Damyati hingga saat ini sudah berlangsung dua jam. “Sekiranya kita masih membutuhkan waktu dua sampai tiga jam kedepan, hingga lalu lintas dapat dilalui secara normal kembali,” katanya.

Baca Juga:  Digelar Sebulan, Sachrudin Resmi Buka Virtual Jobfair II Tahun 2020

Sementara itu, kata Gufron hujan lebat disertai angin kencang hari ini memang sudah diperkirakan oleh BMKG, dan BPBD Kota Tangerang telah menerima report perkiraan cuacanya. Sehingga, ratusan petugas telah disiagakan, untuk proses reaksi cepat.

“Perkiraan BMKG hujan lebat disertai angin kencang masih akan berlangsung pada Jumat (24/12). Dengan itu, seluruh masyarakat untuk waspada, tidak berpergian. Hati-hati berkendara, jauhi lokasi banyak pohon, dan terus pantau perkiraan cuaca diberbagai sosial media BMKG atau Pemkot Tangerang” imbau Gufron.

Diketahui, BPBD menurunkan 150 personil dan berkolaborasi dengan ratusan personil dari Dishub, DLH dan Pertamanan Disbudparman. Hingga saat ini, seluruh petugas masih dilapangan. Melakukan pendataan dan menginvertarisir lokasi-lokasi kejadian.