Pengamanan Idul Adha 2022 di Kota Tangerang Dijaga Pasukan Gabungan

Pengamanan Idul Adha 2022 di Kota Tangerang Dijaga Pasukan Gabungan
Apel Siaga Pasukan Pengamanan Hari Raya Idul Adha 1443H di Mapolres Metro Tangerang Kota, Sabtu (9/7). Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Polres Metro Tangerang Kota apel gelar pasukan kesiapan pengamanan hari raya Idul Adha 1443 Hijriah tahun 2022 di halaman Mapolres, Sabtu (9/7/2022) Sore.

Sebanyak 258 personel gabungan terdiri dari unsur TNI, Polri, Forkopimda, terdiri dari Satpol PP, Dishub, BPPD dibantu Pokdarkamtibmas, Senkom, Ormas dan Pramuka disiagakan di Kota Tangerang.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho. dalam arahannya Ia menyampaikan anggota dapat menciptakan keamanan, ketertiban, kenyamanan bagi masyarakat kota tangerang baik dalam pelaksanaan malam takbir maupun salat Idul Adha besok.

“Koordinasi ini kami lakukan supaya kegiatan hari raya Idul Adha yang dimulai pada malam hari ini berjalan dengan kondusif, meski tadi pagi sebagian masyarakat Kota Tangerang sudah ada yang melaksanakan salat Ied,” ujar Zain.

Lebih lanjut Zain mengatakan, bahwa kegiatan pengamanan di prioritaskan secara besar-besaran di mulai malam takbiran sampai besok siang hingga penyembelihan hewan kurban di masing – masing wilayah.

Khusus malam ini, pihaknya mengantisipasi adanya kegiatan takbir keliling, konvoi yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas juga tindak-pidana konvensional lainnya.

“Sesuai imbauan Walikota Tangerang agar masyarkat tidak melakukan takbir keliling, mengingat saat ini wabah pandemi Covid-19 masih ada dan kasusnya terus meningkat yang terkonfirmasi terpapar Covid-19,” kata Dia.

“Masyarkat kami harapkan dapat melakukan takbir di lingkungan masjid atau mushola masing – masing,” imbuhnya.

Menurut Kapolres, berdasarkan data Dinkes Kota Tangerang sejak beberapa hari kemarin kasus Covid-19 di kota Tangerang kembali meningkat dan jumlahnya cukup signifikan dimana hari sebelumnya 52 persen yang terkonfirmasi dan mulai kemarin jumlahnya sampai tiga kali lipatnya sampai 152 persen.

“Tentunya ini menjadi prioritas kami untuk mencegah potensi angka lonjakan yang sangat tinggi untuk penyebaran Covid-19,” pungkas Zain