News Pemkab Tangerang : Kalau Tidak Ada Wartawan, Tangerang Tidak Akan Gemilang

Pemkab Tangerang : Kalau Tidak Ada Wartawan, Tangerang Tidak Akan Gemilang

Pemkab Tangerang : Kalau Tidak Ada Wartawan, Tangerang Tidak Akan Gemilang
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat menghadiri Konferensi Kerja PWI Kabupaten Tangerang di Bandung (Dok Ist)

, Pelitabanten.com  — Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang menugaskan kepada Sekretaris Daerah Moch Maesyal Rasyid untuk menghadiri . Ia mengapresiasi dukungan para wartawan dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Tangerang sehingga dapat terealisasi.

Sekda mengutip pernyataan dari Dr. Indrawan Seto merupakan pengajar di Universitas Multimedia Nusantara (), yang juga mantan wartawan di Kantor Berita ANTARA. “Indonesia tidak akan maju kalau tidak ada wartawan”.

“Kami di Kabupaten Tangerang, kalau tidak wartawan Tangerang tidak akan gemilang,” ujar Sekda saat menghadiri Konferensi Kerja PWI dan diskusi yang mengusung tema ”Peran Perusahaan daerah (perseroda dan BUMD) dalam pembangunan di Kabupaten Tangerang’ di Bandung, Jawa Barat, 2 – 4 Desember 2021.

Menurutnya, semua program pembangunan, program penyelanggaraan pemerintah dan program pemberdayaan masyarakat sesuai UU 23/2004 dibantu sama para wartawan.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Tetap Laksanakan Vaksin Covid-19 di Bulan Puasa

Baik sisi pelaksanaan pembangunan dibantu sama wartawan, di transformasikan dan informasikan sehingga dibaca oleh masyarakat.

Konferensi Kerja PWI Kabupaten Tangerang, (Dok Ist)

Pada saat itu masih media cetak itu sangat dirasakan, informasi program pembangunan secara makro.

“Untuk siapa? Orang kita pelayanan. Untuk kepentingan masyarakat. Jadi peran wartawan sangat bermanfaat untuk kepentingan pemerintah daerah dan juga kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Rudi sapaan akrabnya memberikan contoh konkret saat ini masih kita rasakan kabupaten Tangerang, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang sebanyak 3,2 juta lebih penduduk di wilayah seribu industri tersebut.

“Fakta yang ada mungkin lebih. Sehingga sesuai ketentuan WHO, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat, Kemenkes masyarakat yang divaksin harus 70 persen dari jumlah penduduk,” imbuhnya.

“Tugas 70 persen untuk situasi saat ini tidak akan mungkin berhasil kalau tidak ada transformasi informasi, kalau tidak ada sosialisasi. Gak akan sampai ke masyarakat program Pemda, yang di pimpin pak Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, tiga polres, enggak akan sampai kalau tidak ada bapak ibu yang kami hormati (wartawan),” sambungnya.

Baca Juga:  FBR Menolak Keras Seruan People Power

Meski demikian, Sehingga saat ini sudah 70 persen. Keberhasilan capaian vaksinasi tersebut bukan hanya Kabupaten Tangerang, namun kontribusi awak media ikut serta dalam menyebarluaskan informasi.

Selain penyebaran informasi , peranan turut serta dalam program pembangunan, program unggulan dan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk diinformasikan.

“Sekarang 74 persen (capaian vaksinasi), faktanya masyarakat kabupaten Tangerang sudah 79 persen tervaksin. Belum lagi program RPJMD, program pembangunan, program unggulan,” tandasnya.