TANGERANG,Pelitabanten.com – Literasi sebagai sumber untuk membangun daya kritis di kalangan para pelajar, melalui literasi diharapkan para pelajar akan meningkatkan minat baca yang tinggi dan diaktualisasikan dalam bentuk karya sastra dalam sebuah saya sastra.
Dalam meningkatkan kualitas literasi dikalangan para pelajar maka Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kabupaten bekerjasama dengan sekolah Citra Berkat menyelenggarakan kegiatan bulan bahasa sebagai momentum disahkan nya bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa Indonesia tepatnya padat tanggal 28 Oktober 1928.
Maka dengan mengangkat sebuah tema “Menyalakan Literasi Anak Bangsa Melalui Menulis dan Membaca Puisi”. Berharap para pelajar sadar akan pentingnya literasi untuk dimasa yang akan datang.
Revi Lufrina, M.Pd, selaku ketua MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Tangerang dalam pernyataannya menyampaikan tujuan dari kegiatan ini, “Menggali potensi peserta didik dalam menuangkan gagasan, harapan, dan kepedulian terhadap bangsa melalui medium puisi, serta memberikan wawasan teknik penulisan puisi yang kuat, mendalam, dan kontekstual”.
Selanjutnya beliau mengatakan pula “Melatih keterampilan pembacaan puisi yang ekspresif, berkarakter, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif dan menumbuhkan semangat optimisme dan tanggung jawab sosial-kebangsaan di kalangan pelajar (SMP dan SMA) melalui karya sastra” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut menghadirkan penyair ternama yaitu Peri Sandi Huizche yang fenomenal dengan judul puisinya ” Mata Luka Sengkon Karta” dalam kegiatan tersebut memberikan materi tentang cara membuat puisi dengan diksi yang menarik pada setiap liriknya, para peserta diajak untuk merangkai setiap bait dalam menciptakan sebuah puisi, selain itu Peri pun memberikan trik cara membaca puisi yang tepat sehingga pesan tersampaikan melalui gestur yang dibangun.
Pada saat dikonfirmasi tentang pendekatan sastra untuk Gen Z, Peri Sandi mengatakan” Karena Gen z ini device nya banyak, seperti Chatgpt kita harus bisa menduduki dulu device-divice apakah akan diletakan di depan atau di bawa sebagai referensi dalam membuat karya sastra” tuturnya.
Kegiatan workshop tersebut bertempat di SMA Citra Berkat Citra Raya yang dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Oktober 2025. Para peserta yang hadir sangat antusias terutama para siswa, tentunya ini merupakan pengalaman berharga bagi para siswa, untuk memahami bagaimana teknik menulis dan membaca puisi yang mampu memikat pembaca atau pendengar.
Penulis: Abdu Gopur Firmansyah.