Kekecewaan Prilly di Unggah di Medsos, Wasit Farmel FC vs Persikota Kontroversial

Kekecewaan Prilly di Unggah di Medsos, Wasit Farmel FC vs Persikota Kontroversial
Foto Screenshot Video Unggahan Prilly Latuconsina di Instagram Farmel FC Versus Persikota, Kecewa Terhadap Kepemimpinan Wasit. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten..com – Artis peran sekaligus pemilik Persikota Tangerang Prilly Latuconsina mengaku kecewa dengan beberapa keputusan kontroversial wasit dalam kompetisi Liga 3 yang diselenggarakan oleh PSSI.

Kendati demikian, Prilly masih percaya PSSI bisa menjadi rumah yang netral dan bersih bagi seluruh Klub Sepak bola Indonesia.

“Tentu saya kecewa namun harapan kami tidak pupus sampai di sini kami terima dengan hati yang penuh kesabaran dan kami percaya bahwa PSSI masih menjadi rumah yang netral, bersih dan adil bagi seluruh klub di Indonesia,” ujar Prilly dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan dia juga menyatakan optimis bahwa klub Persikota Tangerang bisa lolos ke Liga 2.

“Terima kasih untuk dukungan kalian kepada Persikota, doakan kami bisa lolos ke Liga 2,” tuturnya.

Unggahan Prilly, menjadi trending topik di Twitter karena postingannya soal sepak bola di tanah air ini

Ungkapan kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit dicurahkan dalam postingannya. Farmel FC dan Persikota di Babak 16 Besar Liga 3 berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Farmel FC.

Alhasil, postingan Prilly tersebut direspon ribuan netizen yang juga mempertanyakan kepemimpinan wasit bahkan Ketua Umum PSSI.

“Farmel FC selalu diuntungkan wasit oleh wasit….,” tulis akun @vionawik.
“Pak @iriawan84 ini kontroversi liga 3 ga pernah dibenahi kerjanya apa pak ?…,” tulis akun @nyeckbo.

Kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit juga disampaikan oleh pengamat sepak bola Tommy Welli atau yang akrab disapa Bung Towel. Dalam satu postingan di twitter yang diunggah oleh akun @BonjoviCiamis, Bung Towel menyoroti kesalahan berulang yang dilakukan wasit.

“Jangan gitu-gitu amat memimpin pertandingan jangan terlalu kasar memberikan hand ball yang jelas-jelas enggak handsball meniup offside yang jelas-jelas bukan offside jangan sekasar-sekasar gitu, bukan hanya anda yang mengerti law of the game,” tegasnya.