Kadis DLHK Kabupaten Tangerang Tinjau Kawasan Ketapang Aquaculture Persiapan PEMSEA 2022

Kawasan Ketapang Aquaculture, Kecamatan Mauk.
Kawasan Ketapang Aquaculture, Kecamatan Mauk.

KABUPATEN TANGERANG, Pelitabanten.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik bersama pejabat setempat lainnya serta Geographic (NatGeo) Indonesia mengunjungi kawasan Ketapang Aquaculture, Kecamatan Mauk.

Hal ini dalam rangka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meninjau serta melihat keberhasilan rehabilitasi di lokasi tersebut.

Ahmad Taufik mengatakan selain dari itu pihaknya juga melihat keberhasilan restorasi penambakan udang serta ikan dan penanaman biji kopi mangrove di Desa Ketapang.

Adapun Desa Ketapang dengan program konservasi mangrove ini akan menjadi salah satu fokus dalam acara Forum Summit Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA), Network of Local Governments (PNLG) pada 25-29 Oktober 2022 mendatang.

Ia menerangkan dimana sebelumnya wilayah ini sama sekali tidak bisa dilakukan penambakan karena kualitas air yang rendah.

Akan tetapi, setelah dilakukan restorasi sejak 2017, kualitas air menjadi lebih meningkat. Selain itu, rumah di desa nelayan ini juga dilakukan penataan.

“Ini akan jadi pilot project yang masa depannya akan dibangun untuk di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang. Kenapa Ketapang, karena paling terbelakang. Makanya kita prioritaskan di Ketapang,”terangnya, Kamis (15/9/2022).

Ia menjelaskan bahwa kawasan pesisir ini mengalami penurunan kualitas ekosistem yang cepat, khususnya abrasi. Maka dari itu, pihak Pemkab Tangerang melakukan penanaman sebanyak 720.000 stem mangrove dengan 16 spesies.

“Ini daerah abrasi, makanya kita tanam. Ini kita coba bangun kawasan sini dulu. Kalau bulan November-Desember itu rob biasanya dari laut. Dengan adanya ini (mangrove) bisa menyusut,” tambahnya.