BTS Tak Berizin di Kota Tangerang Membandel Pasti Disegel

BTS Tak Berizin di Kota Tangerang Membandel Pasti Disegel
Kaonang Tegaskan, BTS Tak Berizin di Kota Tangerang Membandel Pasti Ditindak. Foto Supriyadi Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Penertiban terhadap Base Trafic Station (BTS) yang berdiri di beberapa titik di wilayah Kota Tangerang dilakukan Bidang Penegakan Hukum dan (Gakumda) Satuan Polisi Pamong Praja ().

Pasca diberitakan sebelumnya ada 4 BTS tak berizin segel, 3 BTS di wilayah Kalisabi Cibodas, Panunggangan Barat, dan Tinggi. pada Kamis, (15/8) kemarin resmi , berlanjut BTS ke 4 yang berlokasi Kecamatan Parung Serab Ciledug resmi di segel pada hari ini, Jum’at (16/8/2019) Siang.

BTS Tak Berizin di Kota Tangerang Membandel Pasti Disegel
BTS Ke 4 di Ciledug Kota Tangerang Di tutup Satpol PP Jum’at (16/8). Supriyadi Pelitabanten.com

Menurut Kaonang, Penyegelan yang dilakukan pihaknya karna ke Empat BTS tersebut sudah menyalahi Peraturan daerah (Perda) yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Bahkan pembangunan tersebut di pertanyakan masyarakat hingga ramai menjadi pemberitaan diberbagai media.

Kaonang, mengaku keputusan yang dilakukan Satpol PP sudah sesuai dengan hasil rapat bersama Dinas PUPR, DPMPTSP, PERKIM, dan KOMINFO Kota Tangerang.

“Perlu diketahui untuk saat ini KOMINFO tidak memberikan izin menara, yang memberikan rekom hanyalah PUPR,” jelas Kaonang Kepala .

Di tambahkan Kaonang, bahwa pembangunan menara BTS yang sudah hampir rampung tersebut masih dalam tahap penindakan, sampai pihak pengelola (owner) mengurus kelengkapan izin sesuai peraturan.

Juga, kalau birokrasinya tidak sesuai dengan titik pembangunan akan kita lanjutkan ,” tegas Kaonang kepada Pelitabanten.com tadi.

Dilokasi penyegelan, Kepala Bidang Penegakan hukum dan Perda tersebut langsung memberikan arahan kepada para pekerja Menara, menegaskan, apabila dalam penyegelan masih ada pengerjaan, pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas adanya bangunan menara BTS tak berizin yang berdiri ditengah permukiman warga.

“Kita konfrontir dengan Perangkat Daerah (OPD) terkait, baru kita lakukan penindakan,” tukasnya.

Mencoba untuk selalu Melihat, mendengar, dan merasakan segala situasi & kondisi di setiap arah prasa dan hati yang seakan redup dan berpijar.. Layaknya seperti pelita.. Selalu berkarya dan terus bercahaya menerangi lorong gelap setiap jiwa-jiwa yang berharap.. Dari torehan secerca tinta disehelai kertas usang di era digital, ku racik kalimat hidup dari suara-suara makhluk yang bernafas. Mengalir dan berposes melalui filosofi dunia, yang terbentuk menjadi sajian kenikmatan klimaks yang membuka panca indera dan berprosa sesuai nalar, hingga menjadi keutuhan dari akal, bagi kaum yang mau berfikir. SemangArt terussssss We Are d'Little Writter Huda R Alfian (Yudha)