Berlangsung Sukses dan Meriah, Lima Hari Festival Maulid 2023 Kota Tangerang Resmi Ditutup

Berlangsung Sukses dan Meriah, Lima Hari Festival Maulid 2023 Kota Tangerang Resmi Ditutup
Penutupan Festival Maulid 2023 Kota Tangerang Resmi Ditutup Wakil Wali Kota Sachrudin. Minggu (1/10) Malam WIB. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Berlangsung sukses dan meriah setiap harinya Festival Maulid Kota Tangerang tahun 2023 yang dimulai pada 27 September hingga 1 Oktober secara resmi ditutup Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin.

Festival tahun ke-4 ini disebut bukan hanya sekadar ajang untuk memperingati Hari Lahirnya Nabi Besar Muhammad, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Namun juga  sebagai syiar dan upaya untuk terus menggali serta mengembangkan potensi-potensi yang ada di Kota Tangerang.

Demikian disampaikan oleh Sachrudin, saat hadir sekaligus menutup festival yang telah diselenggarakan secara sukses disambut antusias ribuan masyarakat dalam dan luar kota Tangerang.

“Selain untuk memperkuat rasa cinta kita kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, ini tentunya juga sebagai ajang untuk mengembangkan potensi-potensi daerah di Kota Tangerang seperti dengan melibatkan UMKM-UMKM lokal,” tutur wakil.

Terlebih, festival tersebut juga melibatkan para pemuda asli Kota Tangerang tidak hanya sebagai panitia tetapi juga pengisi acara.

“Apresiasi untuk para panitia acara yang juga didominasi oleh para pemuda dari Kota Tangerang, dalam hal ini GP Anshor ya. Dan tentunya pengisi acara juga ada yang dari dalam kota yakni penampilan El-Mahbub yang merupakan grup gambus dari Kota Tangerang yang kita saksikan di acara penutupan ini,” imbuhnya.

Untuk itu, Sachrudin, mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya para pemuda untuk terus mengasah kemampuan serta wawasan agar dapat berkontribusi dalam menggali dan mengembangkan berbagai potensi di daerahnya masing-masing.

“Peringatan maulid tahun ini bisa dijadikan sebagai contoh karena selain diadakan di sekitar Puspem, masyarakat di kecamatan, kelurahan hingga RT-RW juga ikut menyelenggarakan. Ini bukti bahwa kecintaan masyarakat kepada Rasulullah juga dapat dijadikan sebagai momentum untuk meneladani sifat-sifat dan ajarannya dengan memberikan manfaat dan maslahat bagi sesama,” tandas Sachrudin.