Benteng Toleransi, Ini Pesan Ketua MUI Kota Tangerang di HUT ke- 29

Benteng Toleransi, Ini Pesan Ketua MUI Kota Tangerang di HUT ke- 29
KH Ahmad Baijuri, Ketua MUI Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Dalam rangka HUT Kota Tangerang ke- 29, Ketua MUI Kota Tangerang KH. Ahmad Baijuri Khotib yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Kerukunan Masyarakat Kota Tangerang memberikan pesan dan mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Tangerang untuk selalu menjaga dan merawat kebhinekaan yang ada di Kota Tangerang.

Pesan tersebut disampaikannya dalam acara Tasyakuran HUT Kota Tangerang ke- 29 yang di Gedung MUI Kota Tangerang secara daring dan luring bersama Masyarakat Kota Tangerang.

Dihadiri Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Forkopimda Kota Tangerang dan para tokoh pemuka agama Kota Tangerang mulai dari tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Protestan, Hindu, Budha serta Konghuchu.

KH Ahmad Baijuri khotib juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Tangerang “Terima kasih kepada Walikota Tangerang, Bapak Arief R Wismansyah yang telah sabar mengurus kami warga Tangerang, sehingga kami berkehidupan yang baik,” ucap Baijuri.

Menurutnya, penduduk Kota Tangerang yang hampir dua juta jiwa dengan keragaman agama, suku, ras, dan etnis.

Di kota ini ada etnis Melayu, Tiongkok, Cina dan etnis Arab, bahkan etnis Cina sudah ada di kota Tangerang sejak 1680 M telah duduk bersama dengan kita dalam persaudaraan dan kebersamaan yang damai dan harmoni.

“Walaupun sesungguhnya perbedaan ini sangat rentan menimbulkan sentimen dan gesekan yang bisa mengganggu kehidupan kita sehari-hari. Keadaan ini semua tidak lepas dari peran tokoh-tokoh agama, pemuka agama dan kita semua warga Kota Tangerang yang memahami bahwa perbedaan adalah fitrah dari Tuhan yang Maha Kuasa,” kata Dia.

Lanjut Baijuri, Kota Tangerang adalah rumah kita, disini kita dilahirkan di negeri ini kita dilahirkan kita hidup dari air tanah ini, kita bernafas dari udara negeri ini, berdiri beribadah dan bersujud di Tanah yang kita cintai ini bahkan kita akan mati di tanah ini, tanah tumpah darah kita.

“Di hari ulang Kota Tangerang ke 29, Kota Tangerang Ayo, Ayo Kita Saling bersaudara, Ayo Kita Saling Menyayangi , Saling Menghargai, Kota Tangerang Benteng Toleransi,” pesannya.

Sementara Wali Kota Arief R. Wismansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberagaman di Kota Tangerang melahirkan nilai toleransi yang begitu besar di tengah masyarakat yang hidup berdampingan.

“29 tahun kota kita berdiri dengan begitu banyak perbedaan, namun ini menjadi kekuatan bagi Kota Tangerang terus tumbuh dengan rasa toleransi yang besar pula,” ujar Arief dalam sambutannya secara daring, Minggu (27/2022) kemarin.

Lanjutnya, Arief menyampaikan agar diusia Kota Tangerang yang memasuki usia ke-29 tahun ini, seluruh umat beragama di Kota Tangerang dapat semakin mengedepankan kebersamaan dan kerukunan untuk saling bahu-membahu membangun Kota Tangerang.

“Dukungan dari seluruh pemuka agama menjadi komitmen bersama bahwa Kota Tangerang adalah benteng toleransi. Kita panjatkan doa terbaik untuk Kota Tangerang, semoga cita-cita kita mewujudkan Kota tangerang sehat dan berdaya saing dapat diraih bersama,” tutup Wali Kota.

Benteng Toleransi, Ini Pesan Ketua MUI Kota Tangerang di HUT ke- 29
Kota Tangerang Kota Benteng Teloransi Umat Beragama. Foto Pelitabanten.com

Aksi ini pun mendapat apresiasi langsung dari Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi R Ahmad Nurwakhid yang turut hadir dalam acara.

Ia menyatakan, sebagai salah seorang warga Kota Tangerang sejak 2014 silam Kota Tangerang benar-benar memberikan ruang bagi seluruh umat beragama, tanpa terkecuali.

“Saya akui, rasakan dan apresiasi langsung hal ini. Namun, keberagaman dan kerukunan ini harus terus dipupuk dan diperkuat sehingga bisa melewati hal apa pun didepan secara terus bersama-sama,” katanya.

Ditambahkan koordinator acara, Faik Fachroni menyebut bahwa acara dapat terselenggara merupakan hasil dari pemikiran para Tokoh Lintas Agama dalam mewujudkan rasa syukur akan Anugrah Ulang Tahun Kota Tangerang ke 29.

“Kita sama-sama berkomitmen untuk selalu merawat Kota Tangerang yang kita cintai dibuktikan dengan adanya Testimoni dari Para Tokoh Agama dan Deklarasi Bersama Masyarakat Kota Tangerang yang isinya adalah Bersama Mewujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Benteng Toleransi,” ujarnya.

Dijelaskan Faik, dengan Tagline Kota Tangerang Benteng Toleransi, sesungguhnya kita ingin memberikan pesan kepada masyarakat luas bahwa Kota Tangerang dengan segala Keanekaragaman Budaya, Etnis, Suku yang ada namun selalu berdampingan hidup rukun dan damai.