Beranda News

Bahas Smart City, Kuliah Pakar Universitas Faletehan Serang Dihadiri Sejumlah Pejabat Pemprov Banten

Peserta Kuliah Pakar Fakultas Sains dan Teknik Universitas Faletehan Serang sedang mengikuti pembukaan acara
Peserta Kuliah Pakar Fakultas Sains dan Teknik Universitas Faletehan Serang sedang mengikuti pembukaan acara
- Advertisement -

SERANG,Pelitabanten.Com – Fakultas Sains dan Teknik Universitas Faletehan Serang menggelar kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Membangun Smart City Yang Inklusif: Tantangan Sosial, Pemerintah dan Peran Masyarakat” Pada Rabu 25 Juni 2025 di Gedung Graha Universitas Faletehan. Kegiatan ini merupakan mimbar ilmiah yang dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan pengetahuan dibidang sains dan teknik.

Kegiatan Kuliah pakar dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Banten diantaranya plh Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Gunawan Rusminto,AP,.MSi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Dr. H. Ahmad Syaukani, M.Si. Kuliah Pakar juga dihadiri Gubernur Provinsi Banten Andra Soni, S.M,.MAP secara virtual sebagai kynote speaker.

Selain itu, Hadir Rektor Universitas Faletehan Andiko Nugraha Kusuma, MKM,.P.hD, Wakil Rektor I Bidang Akademik Ns. Fatoni, M.Kep,.P.hD, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Hj. Titin Nasiatin, MKM,.P.hD, Dekan Fakultas Sains dan Teknik Hj. Milawati Lusiani, SKp,.M.Kep,.P.hD, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Mukhlasin, M.KM,.P.hD, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Ahmad Jubaedi,.SKM.,M.KM dan Civitas Akademika Universitas Faletehan.

Kegiatan yang diikuti 500 Mahasiswa menghadirkan dua Narasumber dari Guru Besar Sosiolog Untirta Prof. Suwaib Amiruddin,MSi dan Praktisi Arsitektur dan Smart City Cristanti Nugraheni, S.Ars,.M.Ars

Kuliah Pakar dibuka oleh Rektor Universitas Faletehan Assoc. Profesor Andiko Nugraha Kusuma, M.Km,.Ph.D. dalam sambutanya menjelaskan persoalan smart city harus menjadi isu pembahasan ilmiah di lembaga pendidikan setingkat universitas. “Potensi perkembangan teknologi perlu dioptimalkan sesuai dengan permasalahan kota dan wilayah di Provinsi Banten”jelasnya.

- Advertisement -

Ia mencontohkan berbagai permasalahan kota berbasis teknologi perlu dikembangkan di Kota Serang sebagai wilayah ibukota Provinsi Banten. “Kota Serang harus menerapkan pembangunannya berbasis smart city untuk menyelesaikan segala permasalahan” ujarnya.

Sementara itu, Plh Sekretaris daerah Deden Apriandhi Hartawan memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf bahwa Gubernur Banten tidak bisa menghadiri secara langsung. “Pemprov Banten mengapresiasi kegiatan ilmiah ini yang merupakan pesertanya mahasiswa ” tukasnya.

- Advertisement -