Beranda News

B2SA Goes to School: Edukasi Pola Makan Sehat yang Menyenangkan

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan terus berinovasi dalam mengedukasi anak-anak sekolah dasar tentang pentingnya konsumsi pangan, pada Rabu (12/11/2025).
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan terus berinovasi dalam mengedukasi anak-anak sekolah dasar tentang pentingnya konsumsi pangan, pada Rabu (12/11/2025).
- Advertisement -

SERANG, Pelitabanten.com— Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan terus berinovasi dalam mengedukasi anak-anak sekolah dasar tentang pentingnya konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA). Melalui program “B2SA Goes to School”, pesan gizi sehat dikemas dengan cara yang menyenangkan dan mudah diingat oleh anak-anak, yaitu melalui pendekatan kuis, games dan dongeng interaktif, pada Rabu (12/11/2025).

Program ini digelar di empat sekolah dasar selama bulan November 2025, yaitu:
SDN Mendaya 2, Kampung Kedung Sentul, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang (Selasa, 4 November 2025); SDN Rengas 01, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Rabu, 5 November 2025); SDN Kunciran 7, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang (Selasa, 11 November 2025); dan SDN Tigaraksa 5, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang (Rabu, 12 November 2025).

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dr. Nasir, SP, MBA, MP, program ini merupakan langkah nyata dalam menanamkan perilaku makan sehat sejak dini.

“Anak-anak adalah generasi emas Banten. Dengan mengenalkan konsep B2SA melalui metode yang menyenangkan seperti kuis, games dan dongeng, pesan gizi akan lebih mudah diterima dan diingat,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, para siswa tampak antusias mengikuti sesi dongeng edukatif bertema gizi dan pangan sehat, di mana pendongeng membawakan cerita interaktif tentang pentingnya makan sayur, buah, dan makanan yang aman. Selain mendengarkan dongeng, siswa juga mengikuti kuis, games interaktif, serta simulasi isi piring makanku.

- Advertisement -

Kepala Sekolah, Ibu Lia Marliana, S.Pd dari SDN Tigaraksa 5, menyebut pendekatan kuis, games dan mendongeng sangat efektif untuk anak usia sekolah dasar.

“Biasanya kalau diberi ceramah, anak cepat bosan. Tapi lewat kuis, games dan dongeng, mereka tertawa, mendengar, dan sekaligus belajar. Ini cara yang cerdas dan menyenangkan,” katanya.

Sementara itu, Naufal siswa kelas 5 SDN Rengas 01, mengaku kini lebih tahu cara makan yang sehat.

“Dongengnya lucu dan menyenangkan , juga bikin saya tahu kalau makan harus ada sayur dan buahnya. Nanti ke mamah kalau sarapan akan minta yang B2SA ,” ujarnya sambil tersenyum.

Dr. Nasir, SP., MBA, MP, menambahkan bahwa kegiatan ini juga membekali para guru agar dapat menjadi penggerak edukasi B2SA di lingkungan sekolah.

“Kami ingin nilai-nilai B2SA bukan hanya berhenti di kegiatan ini, tapi terus dihidupkan oleh guru dan diterapkan oleh anak-anak setiap hari,” tuturnya.

Melalui pendekatan yang kreatif dan kolaboratif, B2SA Goes to School diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan generasi Banten yang sehat, cerdas, dan berdaya saing melalui pola makan bergizi seimbang sejak usia dini. (MIR)

- Advertisement -