TANGERANG, Pelitabanten.com – Lirik Lagu 2112 yang dibawakan oleh Reality Club, Video musik ini dirilis pada (21/12/2019) dan berhasil mendapatkan jutaan penonton sejak pertama kali dipublikasikan.
Lagu “2112” merupakan salah satu track dari album kedua Reality Club (Group musik asal Indonesia) yang berjudul What Do You Really Know?, yang dirilis pada 30 Agustus 2019. Lagu ini menjadi salah satu nomor yang paling dikenal dari album tersebut.
Informasi Lagu “2112” – Reality Club
Judul Lagu: 2112
Artis/Band: Reality Club
Album: What Do You Really Know?
Tahun Rilis: 2019
Genre: Indie / Indie Rock / Alternative (musik indie pop/rock Indonesia)
Pencipta (Penulis Lagu): Faiz Novascotia Saripudin (ditulis dalam deskripsi video YouTube)
Produser: Reality Club bersama Wisnu Ikhsantama Wicaksana (mixing & produksi) dan Brian Lucey (mastering)
Berikut Lirik Lagu 2112 dan Terjemahan – Reality Club
I’ll fully comprehend
Saya akan sepenuhnya memahami
Why the 21st of December
Mengapa 21 Desember?
Rings heavy on my battle-worn heart
Dering berat di hatiku yang lelah berperang
But who are we kidding?
Tapi siapa yang kita bercanda?
Nobody’s winning
Tidak ada yang menang
In this tale of past and future love
Dalam kisah cinta masa lalu dan masa depan ini
They were just 20
Mereka baru berusia 20 tahun
Show us the money
Tunjukkan kami uangnya
A smoke show picturesque affair
Pertunjukan asap urusan yang indah
It started as all things do
Itu dimulai seperti semua hal
A simple hello turned to romantic visions far away
Sapaan sederhana berubah menjadi khayalan romantis di tempat yang jauh.
They were too clever
Mereka terlalu pintar
For it to be never
Agar tidak pernah
As they sunk into each other’s arms
Saat mereka saling berpelukan erat
Baca Juga: Lirik Lagu Cinta Bukan Dusta – Noah
And this is the part
Dan ini adalah bagiannya
Where our whole lives collide
Dimana seluruh hidup kita bertabrakan
The stars themselves fell
Bintang-bintang itu sendiri jatuh
Like we did that night
Seperti yang kita lakukan malam itu
Though it felt like the universe knew
Meskipun rasanya alam semesta tahu
Like a pack of friends who couldn’t hold their laughter
Seperti sekelompok teman yang tidak bisa menahan tawa mereka
They chose to be painfully obvious in front of us
Mereka memilih untuk terlihat sangat jelas di depan kita
Slightly unaware or in denial of the dangers ahead
Sedikit tidak menyadari atau menyangkal bahaya di depan
We thrust our weary hearts into each other’s arms
Kami mendorong hati kami yang lelah ke dalam pelukan satu sama lain
Content and comfortable
Konten dan nyaman
For years to come
Selama bertahun-tahun yang akan datang
They felt it right and true
Mereka merasa itu benar dan benar
Blessings and kisses
Salam dan cium
As they thought it was the universe’s wishes
Seperti yang mereka pikir itu adalah keinginan alam semesta
And though they could feel it then
Dan meskipun mereka bisa merasakannya saat itu
It’s not how they want to end
Bukan bagaimana mereka ingin berakhir
So they turn their heads away
Jadi mereka memalingkan muka
As if they were to say goodbye
Seolah-olah mereka mengucapkan selamat tinggal
But clocks keep on ticking
Tapi jam terus berdetak
And life keeps on going
Dan hidup terus berjalan
To leave the pair behind at last
Untuk meninggalkan pasangan itu akhirnya
She said to me
Dia berkata padaku
And I said to her
Dan aku berkata padanya
To hold back each other’s true fate
Untuk menahan nasib sejati masing-masing
Is not of our nature
Bukan sifat kita
Let’s be mature
Mari menjadi dewasa
Maybe you weren’t made for me
Mungkin kamu tidak diciptakan untukku
Nor I for you
Aku juga bukan untukmu
But I’d be damn lying
Tapi aku akan sangat berbohong
If I think that that’s true
Jika saya pikir itu benar
We were young and we were old
Kami masih muda dan kami sudah tua
Life was warm then life was cold
Hidup itu hangat maka hidup itu dingin
It gets harder, yes, you’ll see
Semakin sulit, ya, Anda akan lihat
But were we ever meant to be?
Tapi apakah kita pernah ditakdirkan?
We were young and we were old
Kami masih muda dan kami sudah tua
Life was warm then life was cold
Hidup itu hangat maka hidup itu dingin
It gets harder, yes, you’ll see
Semakin sulit, ya, Anda akan lihat
But were we ever meant to be?
Tapi apakah kita pernah ditakdirkan?
Baca Juga: Lirik Lagu Sally Sendiri – Noah
We were young and we were old
Kami masih muda dan kami sudah tua
Life was warm then life was cold
Hidup itu hangat maka hidup itu dingin
It gets harder, yes, you’ll see
Semakin sulit, ya, Anda akan lihat
But were we ever meant to be?
Tapi apakah kita pernah ditakdirkan?
We were young and we were old
Kami masih muda dan kami sudah tua
Life was warm then life was cold
Hidup itu hangat maka hidup itu dingin
It gets harder, yes, you’ll see
Semakin sulit, ya, Anda akan lihat
But were we ever meant to be?
Tapi apakah kita pernah ditakdirkan?
We were young and we were old
Kami masih muda dan kami sudah tua
Life was warm then life was cold
Hidup itu hangat maka hidup itu dingin
It gets harder, yes, you’ll see
Semakin sulit, ya, Anda akan lihat
But were we ever meant to be?
Tapi apakah kita pernah ditakdirkan?
We were young and we were old
Kami masih muda dan kami sudah tua
Life was warm then life was cold
Hidup itu hangat maka hidup itu dingin
It gets harder, yes, you’ll see
Semakin sulit, ya, Anda akan lihat
But were we ever meant to
Tapi apakah kita pernah ditakdirkan untuk
Temukan kabar terbaru seputar musik dan lirik lagu favorit Anda di laman Musik Pelita Banten. Untuk akses berita yang lebih cepat dan praktis langsung dari ponsel Anda, ikuti channel resmi kami via Google News di sini.