Lirik Lagu Secukupnya – Hindia (OST Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini)

Lirik Lagu Secukupnya
Lagu Secukupnya - Hindia (Tangkap Layar/YOUTUBE)

Pelitabanten.com – Lirik lagu Secukupnya yang menjadi soundtrack film layar lebar “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”

Lagu yang dibawakan oleh Daniel Baskara Putra, seorang pria kelahiran Jakarta, Februari 1994 ini, merupakan seorang penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia. Ia adalah vokalis grup musik Feast, namun juga merilis musik solo dengan moniker Hindia.

Berikut Lirik Lagu Secukupnya – Hindia :

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari

Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi

Dan aku pun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu
Yang merasa terpinggirkan dunia
Tak pernah adil
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama

Sia-sia (pada akhirnya)
Putus asa (terekam pedih semua)
Masalahnya (lebih dari yang)
Secukupnya

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun
Silam

Putra-putri sakit hati
Ayah-ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil s’dikit tisu
Bersedihlah secukupnya

Secukupnya (‘kan masih ada)
Penggantinya (belum waktunya kau bisa)
Menjawabnya (ah-ah-ah-ah-ah)
Secukupnya

Semua yang sirna ‘kan kembali lagi
Semua yang sirna ‘kan nanti berganti
(ah-ah-ah-ah-ah)
(ah-ah-ah-ah-ah)
(ah-ah-ah-ah-ah)
(ah-ah-ah-ah-ah)

Berikut Video Klip Lirik Lagu Secukupnya – Hindia :

Mencoba untuk selalu Melihat, mendengar, dan merasakan segala situasi & kondisi di setiap arah prasa dan hati yang seakan redup dan berpijar.. Layaknya seperti pelita.. Selalu berkarya dan terus bercahaya menerangi lorong gelap setiap jiwa-jiwa yang berharap.. Dari torehan secerca tinta disehelai kertas usang di era digital, ku racik kalimat hidup dari suara-suara makhluk yang bernafas. Mengalir dan berposes melalui filosofi dunia, yang terbentuk menjadi sajian kenikmatan klimaks yang membuka panca indera dan berprosa sesuai nalar, hingga menjadi keutuhan dari akal, bagi kaum yang mau berfikir. SemangArt terussssss We Are d'Little Writter Huda R Alfian (Yudha)