Optimalkan 233 Ribu BTS, Telkomsel Prediksi Lonjakan Trafik Data Naik 13 Persen pada Nataru 2023

TANGERANG, Pelitabanten.com – Telkomsel memproyeksikan terjadi lonjakan trafik data sebesar 13 persen pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Angka ini dibandingkan dengan hari biasa atau 10,8 persen dibandingkan dengan periode Nataru 2022. Lonjakan trafik tersebut diperkirakan pada puncaknya akan mencapai 55,2 Petabyte.

“Distribusi growth ini akan terjadi di Sumatera 13,2 persen. Jadi yang paling tinggi adalah area 4, di wilayah Timur Indonesia, diproyeksikan akan naik sekitar 15,2 persen. Setelah itu baru area 1 di wilayah Sumatera. Itu baru normal. Karena untuk Nataru, biasanya terjadi lonjakan yang besar di area 4 dan area 1,” kata Galumbang Pasaribu, VP Global Network Operations PT Telkomsel dalam acara press conference Telkomsel Siaga Naru 2023 yang disiarakan secara virtual, Rabu (6/12).

Menurut Galumbang, pemicu lonjakan trafik ini karena terjadi peningkatan akses media sosial sebanyak 15,6 persen, video streaming sebanyak 9,7 persen, layanan komunikasi sebanyak 31,9 persen, online gaming sebanyak 20,6 persen, hingga e-commerce sebanyak 19,1 persen.

“Digital services menjadi andalan. Kalau kita lihat dari 5 group digital services kita, yang pertama itu yang memberikan kontribusi terbesar adalah komunikasi, di dalamnya ada WA, Telegram dan segala macam. Itu growth sekitar 31,9 persen. Kemudian, terakhir itu streaming. Itu akan growth sekitar 9,7 persen.” ujar Galumbang.

Untuk mendukung kenyamanan pengalaman digital pelanggan di seluruh Indonesia selama periode ini, Telkomsel telah melakukan optimalisasi jaringan di 427 lokasi khusus, yang terdiri dari 27 area residensial, 48 area transit transportasi (bandara, pelabuhan, stasiun), 321 area spesial (mal, alun-alun, pusat keramaian), 29 area di rute mudik (jalur mudik, rest area, SPBU), dan 2 gereja/rumah ibadah.

Optimalisasi tersebut di antaranya dilakukan dengan melakukan peningkatan kapasitas 21 unit BTS 4G/LTE, penambahan 53 unit BTS 4G/LTE baru, dan penambahan 55 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), sehingga menggenapi lebih 233 ribu BTS yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jangkauan hingga 97 persen wilayah populasi.

Untuk mengakomodasi lonjakan trafik, Telkomsel pun telah meningkatkan kapasitas GGSN (Gateway GPRS Support Node) hingga 13,21 Tbps dan kapasitas IX (Internet Experience) hingga 11,08 Tbps.

Sementara itu, guna menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik dan lebih cepat sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, Telkomsel pun telah bertransformasi menjadi penyedia layanan konvergensi terbesar pertama yang mengimplementasikan standar arsitektur jaringan Open Digital Architecture (ODA) dengan Autonomous Network di Indonesia, memberikan kecepatan dan stabilitas layanan jaringan melalui skema zero touch self-assurance berbasis AI untuk mendeteksi, mendiagnosis, mengoptimalkan, dan memulihkan fungsi jaringan secara mandiri dan otomatis.

Tak hanya itu, selama periode 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024, Telkomsel terus memastikan kesiapan jaringan dan memantau pergerakan trafik broadband melalui 15 Posko Siaga Jaringan, yang di antaranya termasuk posko bersama Telkom Group dan mitra.

Di samping itu, Telkomsel pun telah mengoptimalkan layanan VoLTE (Voice over LTE) yang kini telah tersedia di 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dan dapat digunakan oleh hingga 347 tipe smartphone dari 14 brand.

“Jadi ini semua demi memastikan semua pelanggan kita dapat menikmati pengalaman digitalnya dengan baik dan memuaskan selama momen Nataru nanti,” ungkap Galumbang.