Beranda Peristiwa Banten Shalat Idul Adha di Kota Serang, Jokowi Maknai Idul Adha untuk Berbagi

Shalat Idul Adha di Kota Serang, Jokowi Maknai Idul Adha untuk Berbagi

156
BAGIKAN
Shalat Idul Adha di Kota Serang, Jokowi Maknai Idul Adha untuk Berbagi
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers kepada awak media usai shalat Idul Adha di Masjid Agung At-Tsauroh, Kota Serang. Senin (12/9/2016)

SERANG, Pelitabanten.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merayakan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah bersama masyarakat Banten dengan menunaikan shalat  Idul Adha berjamaah di Masjid Agung Ats Tsauroh, Kelurahan Pegantungan, Kota Serang, Banten, Senin (12/9/2016)

Presiden Jokowi mengenakan kemeja putih dibalut jas berwarna hitam dan bersarung saat menghadiri ibadah Shalat Idul Adha

Sementara itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama putri dan putranya, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep, juga terlihat hadir di masjid tersebut.

Sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden antara lain Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Gubernur Banten Rano Karno.

Tokoh yang bertindak sebagai khatib dalam ibadah shalat Idul Adha saat itu adalah Profesor Fauzul Iman dan yang menjadi imam shalat yaitu Ridho Abdul Wahab.

Di masjid ini Presiden Jokowi menyerahkan satu ekor sapi jenis Limousin seberat 950 Kg sebagai hewan kurban untuk disembelih di Hari Raya Idul Adha dan dibagikan ke masyarakat sekitar.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo memaknai Hari Raya Qurban sebagai introspeksi diri untuk selalu menanamkan spirit berkurban dalam segala hal.

“Hari raya kurban yang jatuh pada hari ini menjadi pengingat kita semuanya dalam hidup kita bahwa spirit berkurban sangat diperlukan. Entah berkorban untuk masyarakat, lingkungan, dan keluarga. Jadi sangat penting sekali,” ujarnya usai salat Id.

Jokowi mengungkapkan bahwa dalam momen Idul Adha ini masyarakat harus saling berbagi antar sesama dan mengingatkan peran manusia sebagai makhluk sosial.

“Kita jangan semaunya, jangan arogan, jangan pengen kaya sendiri, pengen menang sendiri, abai terhadap warga tak mampu, terhadap lingkungan, terhadap tetangga. Jadi pada hari raya ini alangkah lebih baiknya kita bergotong royong, bareng-bareng dan bekerja keras,” kata Jokowi, Senin (12/9/2016).

Baca juga :  Sandy Tewas Kesetrum Saat Rayakan Ulang Tahun

Lebih lanjut Presiden Jokowi juga mengajak masyarakat Banten untuk bekerja keras untuk lingkungan sekitar.

“Pada hari raya ini menjadi inspirasi bagi kita untuk selalu bekerja keras, baik untuk negara, bekerja keras untuk kotanya, kerja keras untuk kabupatenya, bekerja keras untuk lingkunganya. Dengan kerja keras itu kita bisa memenangkan semuanya. Dengan cara seperti itulah saya kira kita bisa menang dalam persaingan dan tantangan jaman setiap hari yang semakin sengit ini,” sambung Jokowi.

Sebelumnya pada Minggu (11/9/2016), Presiden juga telah menyerahkan hewan kurban berupa sapi limosin dengan berat sekitar 900 kilogram kepada masyarakat Banten di Desa Karang Antu.

Jokowi melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Banten sejak Minggu (11/9) hingga Senin dengan berkunjung ke Warunggunung di Kabupaten Lebak, kemudian ke Kelurahan Pegadungan, Kabupaten Pandeglang, dan ke Tempat Pelelangan Ikan Karangantu, Kasemen, Kota Serang. Di tiga lokasi itu, Jokowi memberikan bantuan makanan tambahan untuk anak-anak dan ibu hamil.