Beranda Peristiwa Banten Sandy Tewas Kesetrum Saat Rayakan Ulang Tahun

Sandy Tewas Kesetrum Saat Rayakan Ulang Tahun

162
BAGIKAN
Sandy Tewas Kesetrum Saat Rayakan Ulang Tahun
Lokasi Tempat Kejadian Perkara saat Sandy kesetrum di MS Indoor Soccer BSD di Serpong Kota Tangerang Selatan

SERPONG, Pelitabanten.com – Sandy Tewas Kesetrum Saat Rayakan Ulang Tahun. Nasib nahas menimpa Sandy alias Gepeng di hari ulang tahunnya. Bermaksud ingin bercanda dengan mengerjai temennya yang sedang berulang tahun, Sandy justru tewas mengenaskan di depan teman-temannya sendiri. Karyawan MS Indoor Soccer BSD di Serpong Kota Tangerang Selatan tersebut tewas tersengat arus listrik saat perayaan pesta ulang tahunnya yang ke-22 tahun, Senin, 26 September 2016.

Baca juga :  Pemprov Banten Akan Bangun Rumah Sakit Jiwa di Ciruas

Peristiwa tersebut bermula saat korban yang berulang tahun tepat pukul 00.04 WIB, diikat oleh teman-temannya di sebuah tiang lampu basket. Tanpa disadari, tiang tersebut teraliri listrik. Tak hanya diikat, tubuh korban juga disiram air, sontak membuat korban kejang-kejang karena tersengat arus listrik.

Menyadari hal tersebut, teman-teman korban langsung meminta tolong ke petugas yang ada di lapangan futsal dan basket tersebut untuk menurunkan tiang tersebut dan membantu melepaskan ikatan. Kemudian, korban langsung dilarikan ke Eka Hospital.

“Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong. Padahal sempat mendapat pertolongan di UGD,” kata Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri, Senin (26/9/2016).

Setelah diselidiki, pada tiang lampu lapangan tersebut ada kabel listrik yang terkelupas. Namun, hal tersebut tidak diketahui teman-teman korban.

Baca juga :  Salam Dua Jari Dari Posraya Indonesia Untuk Tangerang Selatan

Mansuri menambahkan, polisi hingga kini masih memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi, termasuk mendalami adanya unsur kelalaian dalam perayaan ulang tahun korban tersebut.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak merayakan ulang tahun secara berlebihan, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

BAGIKAN