Beranda Mimbar Agama Provinsi Banten Jadi Juara Umum MTQ Nasional di Mataram

Provinsi Banten Jadi Juara Umum MTQ Nasional di Mataram

211
BAGIKAN
Provinsi Banten Jadi Juara Umum MTQ Nasional di Mataram
Penyerahan piala dalam gelaran MTQ Nasional ke-26 di Mataram, NTB

MATARAM, , Pelitabanten.com – Provinsi Banten menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke 26 yang dilaksanakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), 30 Juli – 6 Agustus 2016. Adapun peringkat kedua diraih oleh Provinsi DKI Jakarta dan peringkat ketiga diraih Provinsi Kepulauan Riau. Sementara tuan rumah NTB meraih juara keempat. Gemuruh tepuk tangan puluhan ribu penonton pun tak dapat dihindarkan tatkala nama tuan rumah disebut.

“Juara umum diraih Provinsi Banten, sedangkan yang kedua diraih Provinsi DKI Jakarta, dan posisi ketiga diraih Provinsi Kepulauan Riau. Nusa Tenggara Barat meraih posisi empat,” kata Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional ke-26, Said Agil Al-Munawwar, Sabtu (6/8/2016).

Menurut data Humas NTB, Khafilah Banten tercatat sebagai juara umum setelah berhasil meraih kemenangan di 6 golongan lomba disusul DKI Jakarta yang menjuarai 5 golongan, dan Kepulauan Riau 4 golongan. Khafilah Provinsi Banten menang dalam beberapa golongan seperti Tartil anak-anak putra, Hifzil Quran 20 Juz putra, Tafsir Bahasa Arab putra, Tafsir Bahasa Indonesia Putra dan Syarhil Qur’an.

Banten berhasil menggondol piala bergilir presiden yang diserahkan kepada Gubernur Banten, Rano Karno, yang secara khusus hadir pada acara tersebut sebagai tamu kehormatan. Penyerahan itu langsung diberikan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh juara dan peserta MTQ Nasional. Ia berharap nilai-nilai silaturahim dan rasa kebersamaan antar khafilah di arena MTQ tidak dikalahkan oleh semangat berkompetisi untuk menjadi juara.

“Seiring transparansi melalui tekhnologi (aplikasi e-MTQ) marilah kita tumbuhkan semangat baru untuk melakukan pembinaan potensi putra-putri daerah sendiri. Kita harus jadikan MTQ tak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi MTQ sebagai ajang regenerasi putra-putri Qurani,” kata Lukman.

Baca juga :  Selama 15 Tahun Komunitas Bale Kambang Rutin Gelar Buka Puasa Bersama

Sementara itu, Rano Karno mengaku bangga dan menjadi kado yang manis untuk mengukuhkan Banten sebagai tanah para ulama dan aulia.

“Alhamdulillah pada hari ini perkenankan saya menyampaikan kabar menggembirakan kepada seluruh masyarakat Banten. Setelah penantian panjang bertahun-tahun mengerahkan seluruh kemampuan yang kita miliki sebelumnya, alhamdulillah, tahun ini Banten berhasil merebut Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat,” kata Gubernur Banten Rano Karno

Seperti diketahui, MTQ Nasional ke-26 diikuti tak kurang 1.200 peserta. MTQ Nasional ke-26 sendiri terbagi dalam tujuh cabang dan 18 golongan lomba. Ketujuh cabang tersebut adalah Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, Fahm Al Quran, Syarh Al Quran, Khath Al Quran dan Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ).

Adapun 18 golongan lomba terdiri dari enam golongan cabang tilawah Al Quran (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra serta qiraah sab’ah), lima golongan cabang hifzh Al Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz), tiga golongan cabang tafsir Al Quran (bahasa Indonesia, Arab dan Inggris) serta empat golongan cabang Khath Al Quran (naskah, hiasan mushaf, dekorasi dan kontemporer).

MTQ Nasional ke 26 resmi ditutup dengan ditandai pemukulan lesung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua LPTQ Machasin, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi dan Wakil Gubernur NTB M Amin

BAGIKAN