PANDEGLANG, Pelitabanten.com– Semangat berbagi dan api perjuangan mahasiswa kembali menyala di bulan suci Ramadhan 1447 H. Kali ini, kader-kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang tergabung dalam Komisariat STISIP Banten Raya turun langsung ke jalan, membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan, pada Rabu (4/03/2026).
Para kader GMNI Komisariat STISIP Banten Raya berdiri di tepi jalan sejak sore hari. Senyum ramah dan semangat solidaritas terpancar saat satu per satu paket takjil diserahkan kepada pengendara motor, sopir angkutan, hingga pejalan kaki yang melintas.
Ihwan Aulia, Ketua Komisariat dalam keterangannya menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata keberpihakan mahasiswa kepada rakyat.
“Ramadhan adalah momentum memperkuat empati sosial. Mahasiswa tidak boleh hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya lantang.
Aksi berbagi ini pun disambut antusias. Banyak warga yang mengaku terharu dan merasa diperhatikan. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, sekotak takjil sederhana menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan.
Dewi, Salah satu penerima Takjil mengucapkan terimakasih kepada para Mahasiswa yang tergabung di GMNI Komisariat STISIP Banten Raya yang berbagi takjil di sekitar kampus.
“Semoga bulan puasa ini penuh berkah, dan kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ucapnya.
Tak hanya membagikan makanan berbuka, kader GMNI juga menyelipkan pesan persatuan, gotong royong, dan pentingnya menjaga semangat kebangsaan. Bagi mereka, Ramadhan adalah ruang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai perjuangan.
Sarinah Renata mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa masih berdiri di garda terdepan dalam gerakan sosial. Dari jalanan sederhana di Banten Raya, pesan kemanusiaan itu menggema: berbagi bukan tentang seberapa besar yang diberikan, melainkan tentang seberapa tulus kepedulian ditanamkan.
“Ramadhan kali ini, GMNI Komisariat STISIP Banten Raya tidak hanya membagikan takjil—mereka membagikan harapan, solidaritas, dan semangat perjuangan untuk rakyat,” pungkasnya. (MIR)
